--> Skip to main content

Apa bedanya BIOS Legacy dan UEFI ?

Apa bedanya BIOS Legacy dan UEFI


Oke guys...kembali bersama sama di buatkuingat.com, kalo sebelumnya telah saya jelaskan tentang Memahami partisi GPT dan MBR pada harddisk, kali ini saya akan coba menjelaskan tentang apa sih bedanya BIOS jenis legacy dengan UEFI.

Bagi sobat yang sering melakukan instalasi sistem operasi terbarukan misalnya windows 8.x atau windows 10 versi 64 bit, merupakan suatu hal yang wajib dipahami, agar sobat tidak bingung dan menjadi salah kaprah dalam proses instalasinya.

Baca juga artikel :

Apa yang dimaksud dengan UEFI ?

UEFI kepanjangan dari (Unifield Exstensible Firmware Interface) merupakan teknologi terbaru yang berfungsi untuk mempercanggih BIOS (Basic Input Output System). Munculnya UEFI adalah pada pertengahan tahun 1990an yang dimulai dengan munculnya standar EFI dan hanya pada komputer jenis server yang memiliki BIOS EFI yaitu keluarn Intel dan HP.

Seiring bergulirnya waktu dan berkembang pesatnya teknologi, fitur dari EFI diperbaharui agar lebih baik untuk semua platfom hardware terbaru. Maka lahirlah teknologi UEFI saat ini yang mana EFI diperbaharui menjadi UEFI, huruf "U" merupakan tanda United atau Universal yang artinya mampu digunakan di berbagai jenis platform hardware.

Pada awal lahirnya UEFI ini hanya dapat ditemukan pada jenis BIOS komputer sever, namun saat ini sobat akan semakin sering menemukannya pada jenis komputer biasa. Terlebih semua jenis laptop keluaran tahun 2014 sudah dapat dipastikan memiliki fitur UEFI walaupun diikutsertakan juga fitur EFI/Legacy sebagai fitur lama yang masih bisa digunakan.

Oleh sebab itu sobat semua kelahiran UEFI sebagai pengganti EFI ini harus dipahami sebagai sebuah perkembangan teknologi yang luar biasa, pada perkembangan teknologi komputer, fitur bahasa pemograman, kecanggihan hardware, visualisasi, kapasitas dan memori dan kode bit menjadi acuan.

Mengatur BIOS UEFI
Mengatur BIOS UEFI

Apa ciri BIOS Legacy dan UEFI

Beberapa ciri yang dapat ditemukan pada BIOS apakah UEFI atau tidak di bawah ini adalah :
  1. BIOS yang digunakan 2014 ke atas sudah dipastikan terdapat fitur UEFI
  2. BIOS di bawah tahun 2014 masih menggunakan fitur EFI/Legacy
  3. Tidak dapat install sistem operasi 64 bit pada komputer atau laptop, adalah tanda bahwa BIOS sudah memiliki fitur UEFI
  4. Komputer atau laptop yang sudah terpasang sistem operasi windows 8.x atau windows 10 sebagai bawaannya, sudah dipastikan BIOS support dengan jenis UEFI.

Perbedaan BIOS Legacy dan UEFI 

Untuk memahami perbedaan dari jenis BIOS legacy dan UEFI, sobat harus mengetahui kelebihan ataupun kelemahan dari masing-masing fitur tersebut.

Kelebihan fitur Legacy 

Sistem operasi yang digunakan menggunakan 16 bit code contoh (windows xp dan windows 7 32 bit), namun saat ini komputer sudah semakin modern dan sudah banyak yang menggunakan teknologi prosessor 64 bit. Hal inilah menjadi perbedaan yang jauh. Selain itu legacy bios memiliki keterbatasan dalam mensupport teknologi hardware. Terlebih teknologi firmware yang digunakan versi lama sehingga harus memaksakan agar dapat mensupport teknologi baru sehingga akibatnya terjadi masalah.

Kelebihan dari fitur legacy adalah mudah dalam melakukan instalasi sistem operasi 32 bit, hanya perlu diperhatikan juga bahwa harddisk yang digunakan juga harus berformat MBR.

Kelebihan fitur UEFI

Jika dibandingakan dengan legacy BIOS, maka UEFI mempunyai banyak kelebihan baik dari segi fitur, level bahasa pemrograman, kecanggihan dan kelengkapan fitur pengontrolan hardware komputer, tampilan visual, kapasitas memori dan bit code.

  1. Memiliki interface GUI yang lebih menarik dengan keyboard dan mouse
  2. Memiliki komunikasi yang baik dengan menggunakan firmware dan hardware tanpa melaluo boot sector.
  3. Dapat menambahkan program driver dan aplikasi
  4. Memiliki sistem security yang lebih kuat dalam melindungi pre startup, preeboot dari serangan boot kit.
  5. Mendukung kapasitas harddisk lebih dari 2.2TB dimana pada legacy bios hanya mensupport harddisk 2.2TB
  6. Proses startup dan resume lebih cepat dalam melakukan proses sleep, hibernate dan shutdown.
  7. Mendukung driver hingga 64 bit, sehingga mampu mebgalokasikan memori saat startup hingga 176 milyar.
  8. Support format GPT harddrive yang lebih unggul dari legacy bios yang hanya menggunakan format MBR

Jadi kesimpulannya sobat, bahwa fitur UEFI jauh lebih unggul bila di bandingkan dengan Legacy, namun fitur legacy masih digunakan untuk beberapa jenis komputer atau laptop saat ini. Perbedaan yang lebih saya rasakan sih kecepatan pada saat booting itu lho.. yang UEFI lebih gesit, bila di bandingkan dengan Legacy.

Baca juga artikel :

Demikian artikel tentang penjelasan perbedaan antara BIOS legacy dengan UEFI, semoga bisa menjadi referensi sobat semua dan tentunya bermanfaat.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar