Syahrul Anto Penyelam Basarnas Meninggal Karena Dekompresi

Syahrul Anto Penyelam Basarnas Meninggal Karena Dekompresi

Penyelam basarnas meninggal karena apa sih ?

Syahrul Anto penyelam basarnas meninggal karena dekompresi, sesaat setelah kembali ke permukaan. Semoga amal baik beliau diterima oleh Allah SWT.

Apa itu Dekompresi ?

Dekompresi adalah sebuah kondisi yang biasanya dialamai oleh seorang penyelam, atau gangguan yang sering terjadi bagi penyelam, gejala yang timbul adalah seperti kepala pusing, badan terasa lemas, sampai terjadi sesak napas. Kondisi ini terjadi saat tubuh mengalami perubahan karena tekanan air atau udara yang terlalu cepat, sehingga nitrogen dalam darah membentuk sebuah gelembung yang bisa menghambat fungsi pembuluh darah dan beberapa organ lain.

Apa penyebab munculnya dekompresi ?

Dekompresi adalah sebuah penyakit yang datang dari adanya perubahan tekanan air atau udara yang terlalu cepat, misalnya seorang penyelam yang tidak melakukan penyelaman pada kedalaman tertentu secara bertahap, dan dekompresi akan terasa bila penyelam tersebut sudah berada kembali di permukaan.

Secara normal bahwa tubuh memerlukan waktu untuk dapat beradaptasi dengan adanya perubahan terkanan yang ada, nah.. jika perubahan tersebut secara cepat dan tiba-tiba, maka nitrogen yang ada malah akan masuk ke dalam darah dan membentuk gelembung-gelembung yang bisa menyumpat pembuluh darah, sehingga menimbulkan rasa sakit pada si penderita.

Faktor faktor Resiko seseorang dapat terkena dekompresi :


  1. Kekurangan kadar air dalam tubuh (Dehidrasi)
  2. Langsung melakukan penerbangan setelah menyelam
  3. Kelebihan berat badan (obesitas)
  4. Usia lanjut di atas 30 tahun
  5. Memiliki riwayat penyakit jantung.


Gejala dari penyakit dekompresi :

Gejala penyakit dekompresi memiliki perbedaan pada setiap orang, semua tergantung lokasi titik penyumbatan. Gejala yang secara umum meliputi :

  1. Nyeri pada persendian
  2. Kepala pusing
  3. Badan kelelahan
  4. Sesak napas
  5. Adanya baian tubuh yang mati rasa


Beberapa hal di atas dialami oleh  Syahrul Anto Penyelam dari basarnas, sesaat setelah muncul ke permukaan dalam upaya, pencarian bangkai dan kotak hitam pesawat Lion JT610 yang jatuh di tanjung karawang, beberapa hari yang lalu.

Kondisi dekompresi dapat sedikit diatasi dengan cara, si penyelam kembali untuk melakukan penyelaman dengan sesuai kedalamannya, dan selanjutnya naik perlahan ke permukaan sehingga kemungkinan nitrogen dapat terlepas dan tidak menjadi gelembung yang dapat menghambat pembuluh darah.

Namun, jiwa sang penyelam Syahrul Anto tidak dapat tertolong, akibat mengalami dekompresi dengan gejala yang telah di sebutkan di atas. Semoga tim lain yang tergabung di basarnas diberikan keselamatan dan kesehatan, dan bagi almarhum mari kita doakan semoga beliau tenang di alam sana.

#SaveSyahrulAnto
#SaveBasarnas

Saya seorang penulis berusaha mengabadikan setiap pengalaman dan keahlian. Karena ilmu pengetahuan akan tetap abadi hingga manusia tidak bisa berdiri lagi dimuka bumi ini.

Pergunakan komentar yang bijak, saran yang baik dan kritikan yang membangun.
EmoticonEmoticon