Pengertian IP Address dan Fungsi IP Address Lengkap Untuk Pemula

Pengertian IP Address dan Fungsi IP Address Lengkap Untuk Pemula


Oke Sobat semua pada artikel ini saya akan mencoba menuliskan secara lengkap, tentang Pengertian dan Fungsi dari IP address bagi anda seorang pemula. Walaupun sudah banyak dijelakan oleh beberapa web lain, namun tidak ada salahnya kan bila saya mencoba menyuguhkannya kembali, dan bagi yang suka terhadap komputer, anda harus paham akan IP address, oke sobat selamat membaca.

Pengertian IP Address


Apa yang dimaksud dengan IP address ?


IP Address adalah (Internet Protocol Address) disingkat IP merupakan sebuah deretan angka biner dengan nilai 32 bit sampai 128 bit yang digunakan sebagai alamat identitas dari setiap komputer (host) di jaringan global (internet).



Sejarah IP Address


Lembaga penelitian Departeman Pertahanan Amerika Serikat DARPA (Defence Advance Research Projeck Agency) mendanai dan membuat jaringan komunikasi data antar komputer. Dengan tujuan untuk membuat aturan komunikasi data antar komputer yang bekerja dengan transparan dan terhubung ke berbagai komputer, tanpa terganggu dengan berbagai gangguan seperti (bencana alam, peperanga, nuklir dll)

Tahun 1982 terlahir ARPANET dengan melakukan percobaan menghubungkan 40 host. Setelah itu lahir juga USENET dengan percobaanya menghubungkan antara Universitas Duke dengan UNC Group. ARPANET semakin berkembang dan protokol pertama yang lahir dan dikembangkan saat itu adalah NCP (Network Communication Protocol).

Karena komputer semakin banyak terhubung maka muncul investor dari DARPA, kemudikan lahirlah TCP/IP sebagai standar jaringan pertama di tahun 1982, kemudian ARPANET mengukuhkan protokol ini menjadi standar ARPANET di tahun 1983.

Lahir kemudian perusahaan BBN (Bolt Neranek Newman) yang mengembangkan pertama kalinya protocol TCP/IP di implementasikan di sitem operasi UNIX. Pada tahun 1984 jumlah host tidak lagi terbentung banyaknya hingga mencapai 1000 host, ditahun itu juga diperkenalkan DNS (Domain Name System)

Di tahun 1986 lembaga ilmu pengetahuan nasional Amerika Serikat dengan nama lembaganya NFS (National Science Foundation) kembali mendanai pembuatan jaringan TCP/IP dengan diberinama NSFNET. Jaringan ini digunakan untuk menghubungkan berbagai universitas di Amerika Serikat dengan kecepatan pertama sebesar 56 Kbps. Jaringan NSFNET inilah yang menjadi "embrio".

Pada tahun 1987 kemudian berdiri UUNET provider pertama dengan jumlah host mencapai 10.000. Selanjutnya NSFNET meningkatkan kecepatan hingga 1,54 Mbps. Perkembangan internet berkembang dengan pesat, dua tahun kemudian di tahun 1989 diciptakan WAIS (Wide Area Information Servers, gopher dan WWW (World Wide Web), di tahun itu juga NSFNET menambah kecepatan menjadi 45 Mbps.

Hingga kini jaringan internet sudah tersebar ke seluruh penjuru dunia, bukan lagi antar perusahaan, tetapi sudah menjadi jaringan sangat besar yang terhubung antar host baik komputer maupun gadget dan semua kalangan usia. Sehingga kecepatan hingga saat ini sudah mencapai Gigabyte.

Versi IP Address

Sistem pengalamatan terbagi menjadi 2 versi :
  1. IP Address IPV4
  2. IP Address IPV6
IP Address IPV4
Jenis pengalamatan jaringan yang dipergunakan pada protokol jaringan TCP/IP, dengan total nilai 32 bit yang terbagi menjadi 4 octet, yang setiap octet memiliki nilai 8 bit. Setiap octet dipisahkan dengan dot (.) sehingga biasa disebut dotted-decimal format

Jumlah host yang dimilikinya mencapai 4 miliar atau tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, nilai tersebut didapatkan dari 256 di pangkat 4. Nilai maksimal dari alamat IP Address Versi 4 adalah 255, sehingga bila diisi ke dalam 4 octet menjadi fomat : 255.255.255.255.

ip adress versi 4

IP Address IPV6
Jenis pengalamatan jaringan yang dibuat dengan protokol TCP/IP yang menggunakan protocol internet versi 6. Total nilainya adalah 128 bit, bila dihitung jumlah host mencapai 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. 

Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis sampai beberapa masa yang akan datang. Dalam alamat IP Address versi 6 memiliki 8 octet yang masing-masing berukuran 16 bit sehingga total 128 bit, yang dapat diconversikan ke dalam bentuk bilangan heksadesimal dan setiap octet akan dipisahkan (:), sehingga biasa disebut dengan colon-hexadecimal format.

Alamat IP Versi 4

Alamat IPv4 terbagi menjadi 3 jenis, yakni sebagai berikut:
  1. Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. Alamat Unicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one.
  2. Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.
  3. Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.

Fungsi IP Address

1. Sebagai identitas berupa nomor dari perangkat agar terhubung jaringan
Dengan terdapat identitas berupa kode nomor yang telah ditentukan secara global, perangkat dapat terhubung dalam jaringan untuk melakukan komunikasi, dan nomor yang diberikan tidak akan sama pada setiap perangkat (uniq).

2. Mengetahui skala jaringan yang digunakan
Dari jenis IP address yang diberikan terhadap perangkat baik kelas A, B, C, D maupun E. Maka dengan mudah untuk mengetahui seberapa besar dan banyaknya jumlah host di dalamnya.

3. Dapat digunakan untuk menentukan keberadaan perangkat
Setiap perangkat yang telah diberikan identitas alamat IP address, dapat dengan mudah di identifikasi keberadaanya, karena setiap perangkat akan terhubung pada sebuah Internet Service Provide (ISP) di wilayahnya, sehingga posisi dan letaknya dapat diketahui.

4. Sebagai tanda jejak pengguna internet
Perangkat yang tehubung dengan jaringan internet, dapat kita ketahui jejak alamat IP address-nya bila terkoneksi dengan perangkat lain, sehingga rekaman jejak tersebut dapat dipergunakan sebagai cara untuk menghindari hal yang tidak bertanggung jawab.

Bagian bagian IP Address

Alamat IP address yang dimiliki pada setiap host, dibagi dengan menggunakan subnet mask jaringan yang terdiri dari dua bagian, yakni :


Network Identifier (NetID) : digunakan secara khusus untuk mengidentifikasi alamat jaringan dimana host berada. Dalam jaringan yang sama sebuah perangkat harus memiliki NetID sama yang bersifat uniq dan tidak boleh bernilai 0 atau 255

Host Identifier (HostID) digunakan khusus untuk mengidentifikasi alamat host dalam jaringan, bersifat uniq dan tidak bernilai 0 atau 255  


Bentuk Penulisan IP Address

Terdapat perbedaan dalam bentuk penulisan alamat IP address antara IP Address Versi 4 maupun Versi 6 :

Bentuk Biner (IPv4)
IP address versi 4 adalah terdiri dari bilangan biner, bilangan biner hanya memiliki 2 angka yakni angka 0 dan 1. Pada alamat IP address versi 4 terdiri dari 4 segmen yang dipisah menggunakan titik (.) yang masing-masing bernilai 8 bit, sehingga total nilai 32 bit. Bentuk penulisannya sebagai berikut :

xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx
Simbol "x" bisa di gantikan dengan angka "1" atau "0" bilangan biner dengan nilai 8 bit.

Contoh alamat IP address : 192.168.1.0
Bila dikonversi ke bilangan biner, maka bentuk biner-nya adalah :
11000000.10101000.00000001.00000000

Bentuk Biner (IPv6)
IP address versi 6 adalah terdiri dari bilangan hexadesimal, bilangan hexsadesimal memiliki 8 angka yakni "0-9 dan a-f". Pada alamat IP address versi 6 terdiri dari 8 segmen yang dipisahkan menggunakan titik dua (:) yang masing-masing bernilai 16 bit, sehingga total 128 bit. Bentuk penulisannya sebagai berikut :

x:x:x:x:x:x:x:x
Simbol "x" bisa di gantikan dengan angka "0-9" atau "a-f" bilangan bilangan hexadesimal dengan nilai 16 bit.

Contoh alamat IP address : 2031:0000:130F:0000:0000:09C0:876A:130B
Bila dikonversi ke bilangan biner, maka bentuk biner-nya adalah :
0010000000110001:000000000000000:0001001100001111:000000000000000:00000000000000:0000100111000000:1000011101101010:0001001100001011

Jenis jenis IP Address

Terdapat 2 jenis alamat IP address yang digunakan dalam jaringan

IP Address Public
Alamat IP address yang dipergunakan dalam jaringan internet yang diatur dan dialokasi oleh InterNIC, agar menjamin dalam kondisi uniq. IP address ini di kelola oleh Internet Service Provider (ISP), untuk memberikan layanan kepada konsumen serperti website, web server, mail server, DNS server dll.

Contoh IP Public : 114.125.220.205


IP Address Private
Alamat IP address yang dipergunakan untuk jaringan lokal dan tidak dapat dipergunakan untuk jaringan global dan diatur oleh NIC, IP address private diatur dan diberikan oleh administrator jaringa, agar setiap perangkat dapat saling berkomunikasi. Perangkat lokal yang akan terhubung ke internet, diharuskan melalui perwakilan satu alamat IP address public, yang biasanya terdapat di Modem atau Router.

Contoh IP Private : 127.1.1.1

Pembagian Kelas kelas IP Address


IP address Kelas A
IP address kelas A digunakan untuk jaringan lokal dengan jumlah host yang banyak, range IP dimulai dari 1 - 126, bit pertama adalah 0, jumlah network 126 dan jumlah ip address 16.777.214. Network ID bernilai 8 bit dan Host ID 24 bit. Berikut format alamat IP address kelas A

NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH
Huruf N adalah NetID sementara H adalah HostID

IP Address Kelas B
IP address kelas B digunakan untuk jaringan lokal dengan jumlah host menengah, range IP dimulai dari 128-191, 2 bit pertama bernilai 10, jumlah network 16.384 dan jumlah IP 65.534. Network ID bernilai 16 bit dan Host ID 16 bit. Berikut format alamat IP address kelas B

NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH
Huruf N adalah NetID sementara H adalah HostID

IP Address Kelas C
IP address kelas C digunakan untuk jaringan lokal dengan jumlah host paling sedikit, range IP dimulai dari 192 - 223, 3 bit pertama 110, jumlah network 2.097.152 dan jumlah IP 254 , Network ID bernilai 24 bit dan Host ID 8 bit. Berikut format alamat IP address kelas C

NNNNNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH
Huruf N adalah NetID sementara H adalah HostID

IP Addres Kelas D
Digunakan sebagai IP Publik oleh Internet Service Provider (ISP) untuk keperluar multicasting, 4 bit pertama 1110 bit multicast 28 bit dan byte inisial 224 - 239. Dalam multicasting tidak dikenal adanya NetID dan HostID.

IP Address Kelas E
Digunakan sebagai cadangan keperluan penelitian atau eksperimen, 4 bit pertama 1111 byte cadangan 28 bit byte inisial 240 - 255.

Baca juga :

Sampai disini penjelasan saya tentang pengertian IP Address dan Fungsi dari IP address, semoga bermanfaat.


Saya seorang penulis berusaha mengabadikan setiap pengalaman dan keahlian. Karena ilmu pengetahuan akan tetap abadi hingga manusia tidak bisa berdiri lagi dimuka bumi ini.

Pergunakan komentar yang bijak, saran yang baik dan kritikan yang membangun.
EmoticonEmoticon