Skip to main content

Mengenal Spesifikasi dan Fitur Router di Packet Tracer

Mengenal Spesifikasi dan Fitur Router di Packet Tracer

Mengenal Spesifikasi dan Fitur Router di Packet Tracer - Kali ini saya akan mencoba kembali membahas tentang aplikasi resmi dari Cisco yakni Cisco Packet Tracer yang memiliki fungsi sebagai aplikasi simulasi jaringan. Cisco Packet Tracer telah banyak membantu sobat untuk membuat topologi atau rencana pengembangan infrastruktur jaringan, terlebih bagi yang sedang berusaha mendapatkan sertifikat seperti CCNA-1, CCNA-2 dsb, aplikasi ini wajib untuk dipahami.

Beberapa orang terkadang salah melangkah untuk menggunakan aplikasi ini, dengan langsung mempraktikan soal-soal atau kasus-kasus jaringan yang berhubungan dengan router, sementara Spesifikasi dan Fitur Router yang ada di Packet Tracer tidak dipahami terlebih dahulu.

Baca juga artikel :

Apa itu Router ?

Router adalah sebuah alat yang befungsi untuk menghubungkan jaringan dengan kelas ip yang berbeda, agar terhubung satu sama lain. sementara Routing adalah cara mengkonfigurasi perangkat router agar dapat berfungsi untuk menghubungkan 2 jaringan yang berbeda, sehingga dapat saling berhubungan.

Bagaimana cara kerja router ?

Router bekerja dengan cara membuat jalur trasmisi agar paket atau data informasi, dapat mengetahui arah dan tujuannya, baik dalam jaringan yang sama maupun jaringan yang berbeda. Paket dengan tujuan pada jaringan yang sama, router hanya akan meneruskan paket tersebut sampai pada tujuannya, sementara bila paket dengan tujuan di luar jaringan, router harus membuat routing atau mencari rute sehingga paket dapat sampai pada rujuannya.

Mengapa harus mengetahui Fitur Router ?

Jelas segala sesuatu harus berawal dari pertanyaan "apa ?" dan selanjutnya ke tahapan bagaimana komponen router dapat difungsikan di packet tracer. Di Packet tracer yang sobat gunakan terdapat 10 jenis router yang masing-masing memiliki spesifikasi dan fitur yang berbeda.

Pastinya bila sobat langsung begitu saja melakukan praktik tanpa memahami fitur yang ada pada setiap router, alhasil akan mendapatkan kebingungan yang luar biasa. Nah, maka dari itu saya akan mencoba menjelaskan 3 jenis diantaranya router yang terdapat di aplikasi packet tracer.

1. Router seri 1841


Router seri 1841 memiliki fitur yang terpadang diantaranya :
  • 2 buah slot 0 dan slot 1
  • 2 buah port ethernet 
  • 1 buah port console
  • 1 buah port aux
Adapun module tambahan yang dapat digunakan pada slot 0 dan slot 1, yang sering sigunakan diantaranya :
1. Module HWIC-2T
Berfungsi untuk menghubungkan router dengan serial yang terhubung dengan jaringan WAN. Terdapat 2 port seial yang dapat digunakan.

2. Module HWIC-4ESW
Berfungsi sebagai mengatur hubungan antar jaringan dalam satu router, terdapat 4 port ethernet yang dapat digunakan.

3. Module HWIC-AP-AG-B
Berfungsi untuk terhubung ke perangkat router lain dengan menggunakan media tanpa kabel. Terdapat 2 wireless ethernet yang dapat digunakan. Dengan sepesifikasi supports Single Band 802.11b/g or Dual Band 802.11a/b/g radios.


2. Router seri 1941

Router seri 1941 memiliki fitur yang terpadang diantaranya :
  • 2 buah slot untuk module
  • 2 buah port ethernet
  • 1 buah port console
  • 1 buah port aux
  • 2 buah port USB

Adapun module tambahan yang dapat digunakan pada slot 0 dan slot 1, yang sering sigunakan diantaranya :
1. HWIC-2T
2. Module HWIC-4ESW

Penjelasannya sama dengan module untuk router seri 1841 di atas

3. Router seri 2620XM

Router seri 2620XM memiliki fitur yang terpadang diantaranya :
  • 2 buah slot 0 dan slot 1
  • 1 buah slot besar (optional)
  • 1 port ethernet
  • 1 port console
  • 1 port aux

Adapun module yang dapat dipasang pada router seri 2620XM sangat banyak, diantaranya :
  • NM-1E
  • NM-1E2W
  • NM-1FE-FX
  • NM-FE2W
  • NM-2E2W
  • NM-2FE2W
  • NM-2W
  • NM-4E
  • NM-8A/S
  • NM-8AM
  • NM-Cover
  • WIC-1AM
  • WIC-1T
  • WIC-2AM
  • WIC-2AM
  • WIC-2T
  • WIC-Cover



Semua module yang ada, dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan infrastruktur yang akan digunakan, tidak semua bisa saya jelaskan yang terpenting adalah sobat mengetahui bahwa setiap router ataupun komponen yang ada di packet tracer, memiliki module yang dapat di tambahkan untuk digunakan pada kasus-kasus yang lebih komplek.

Demikian artikel tentang Mengenal Spesifikasi dan Fitur Router di Packet Tracer, semoga dapat bermanfaat.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar