Showing posts with label processor. Show all posts
Showing posts with label processor. Show all posts

Cara Memasang Processor Pada Motherboard Dengan Praktis



Memasang processor pada motherboard bagi orang yang terbiasa melakukannya adalah pekerjaan yang sangat mudah, tapi lain hal bagi yang baru perama kali melakukannya, rasa takut salah begitu besar. Tidak heran sih...karena processor adalah bagian utama di komputer dan juga harganya yang relatif mahal, membuat sobat kurang percaya diri.

Pada artikel ini saya akan mencoba membagi pengalaman tentang cara memasang processor pada motherboard dengan praktis. Menggunakan beberapa jenis processor baik keluaran Intel maupun AMD.


Baca Juga :


1. Memasang Processor Intel LGA 775.

  • Netralkan terlebih dahulu listrik statik yang ada di dalam tubuh dengan cara meletakan kedua tangan di tembok 5 detik.
  • Ambil Processor dengan dua jari jempol dan telunjuk pada kedua sisinya.
  • Perhatikan adanya dua lekukan pada kedua sisi processor
Cara Memasang Processor Pada Motherboard Dengan Praktis
  • Perhatikan posisi di motherboard
  • Pastikan sobat tidak berkeringat, hindari keringat menetes di motherbard
  • Bukalah tuas pengait pada processor di motheraboard
Cara Memasang Processor Pada Motherboard Dengan Praktis
  • Lihat tempat processor pada motherboard
  • Letakan motherboard pada posisi yang tepat, lihat tepi lengkungan
Cara Memasang Processor Pada Motherboard Dengan Praktis
  • Lanjutkan dengan mengolehkan "Thermal Paste" di atas processor dengan merata.
  • Thermal paste berfungsi agar panas dari processor dapat di serap untuk didinginkan oleh heatsink fan.
Cara Memasang Processor Pada Motherboard Dengan Praktis
  • Kunci kembali tuas processor pada motherboard
  • Langkah selanjutnya, memasang heatsink fan di atar processor
  • Ambil heatsink fan, dan letakan pas di atas processor
Cara Memasang Processor Pada Motherboard Dengan Praktis
  • Perhatikan pengunci plastik di samping heatsink
  • Gunakan obeng minus untuk memutarnya berlawanan arah jarum jam
  • Selesai sudah cara memasang processor Intel LGA 755


2. Memasang Processor Intel LGA 1155/1156 Core i3

  • Netralkan terlebih dahulu listrik statik yang ada di dalam tubuh dengan cara meletakan kedua tangan di tembok 5 detik.
  • Ambil Processor dengan dua jari jempol dan telunjuk pada kedua sisinya.
  • Lihat pada salah satu sudut processor, terdapat simbol segitiga
  • Lihat juga tempat di motherboard
  • Lepas tuas pengunci processor di motherboard




  • Buka penutup processor yang terbuat dari bahan plastik

  • Lihat posisi tempat processor di motherboard
  • Letakan processor dengan baik dan benar, lihat lekukan pada kedua sisi di processor dan sesuaikan dengan lekukan yang ada di motherboard

  • Kunci kembali tuas processor

4. Memasang Processor AMD Socket AM2 Athlon 64 Phenom II

  • Netralkan terlebih dahulu listrik statik yang ada di dalam tubuh dengan cara meletakan kedua tangan di tembok 5 detik.
  • Ambil Processor dengan dua jari jempol dan telunjuk pada kedua sisinya.


  • Lihat bagian socket procesor pada motherboard
  • Pada jenis processor AMD ini tidak terdapat lubang di tengah, semua rata dengan pin female sebagai tempat untuk processor.
  • Buka processor dari kemasannya

  • Pegang processor pada kedua bagian sisinya
  • Buka tuas pengunci processor
  • Lihat tanda segitiga pada sudut processor, samakan dengan posisi socket yang ada di motherboard
  • Kunci kembali dengan menekan tuas pengunci



Demikian artikel tentang Cara MEmasang Processor Pada Motherboard Dengan Praktis, semoga bermanfaat.


Tips Membeli Processor Terbaik Untuk Komputer

Tips Membeli Processor Processor Untuk Komputer


Berbagi cerita yang menarik untuk sobat semua yang saat ini menyenangi komputer, khususnya yang sedang belajar hardware. Saya bermaksud berbagi pengetahuan tentang berbagai hal yang terkait dengan dunia komputer, dan untuk saat ini saya akan coba focus memberikan tips membeli processor terbaik untuk komputer, yang pada artikel sebelumnya telah juga saya tulis secara lengkap tentang Pengertian Core Pada Processor dan Jenis jenis Processor.

Berbagai artikel yang saya buat dalam blog ini, saya coba sajikan dengan secara terperinci dalam berbagai topik dunia komputer, agar sobat yang masih pemula pun dapat memahaminya dengan baik dan terstruktur. Saya sih berharap sobat mendapatkan manfaat atas semua artikel yang saya buat, saya senang sekali bila sobat menggunakan dan sekaligus kembali menginformasikannya kepada orang lain.

Oke langsung saja sobat saya disini akan menjelaskan sedikit pengalaman tentang tips membeli processor untuk komputer.


Baca juga :

1. Brand atau Merek Processor

Terdapat 2 perusahaan yang memproduksi processor yaitu Intel atau AMD. Kedua perusahaan ini menawarkan beberapa produk untuk memenuhi keinginan pelanggan. Pergunakan beberapa riset atau kajian tentang pro dan kontra dari masing masing processor ini, sebelum menentukan pilihan. 

Jangan hanya menggunakan informasi hanya dari salah atu pihak, walaupun dia memiliki pengetahuan tentang komputer, biasanya orang tersebut tidak secara objektif untuk memberikan pilihan karena dia terlalu suka dengan Intel atau AMD.

Ikuti komunitas atau forum yang membahas tentang kedua brand processor tersebut, atau melihat rating penjualan di beberapa toko online, bisa menjadi indikator dan arahan untuk bisa memilih dan selanjutnya membeli processor yang tepat dan terbaik untuk sobat.


2. Penggunaan Processor : Laptop, Dekstop atau Server

Bila sobat bertujuan untuk merakit komputer sendiri, baik untuk komputer laptop, dekstop maupun server. Masing masing memiliki perbedaan dalam memilih spesifikasi, misal untuk merakit sebuah server, dengan motherboard yang khusus, diperlukan processor server yang handal. Sementara untuk processor laptop karena beban kerjanya tidak terlalu tinggi atau hanya mengupgrade maka menjadi lebih tepat mencari jenis processor yang irit supaya lebih hemat daya.

Pahami jenis pekerjaan sobat, bila pekerjaan lebih ke arah desain grafis atau animasi, pastinya memiliki processor yang lebih bila dibandingkan dengan hanya melakukan pekerjaan kantoran. Untuk server pun demikian lihat jumlah komputer client yang akan dilayani, semakin banyak client maka harus semakin baik processor yang dipilih atau dibeli.

3. Seri Processor

Terdapat beberapa seri di pasaran saat ini antara lain Core 2 duo, Core i3, Core i5 dan Core i7 untuk Intel. Athlon 64 x2, Phenom II x4 untuk AMD. Lihat dan perhatikan dari processor tersebut tentang:
  • Jenis core
  • Jumlah core dalam 1 chip processor
  • Kecepatan processor
  • Ukuran cache
  • Thermal Power Design (TPD)
  • Harga

Dengan seri tersebut sobat dapat terbantu untuk menentukan processor termasuk pada kelas Low, Medium atau High-end. secara singkat dari indikator seri di atas sobat dapat mendapatkan gambaran tentang harga dan performa dari processor. Umumnya processor Intel dapat dipilih bila sobat bekerja di kantoran dengan aplikasi office dan lainnya, sementara AMD dapat menjadi pilihan bagi sobat yang suka game atau bekerja di bidang desain.

4. Tipe Socket

Socket adalah media penghubung antara processor dengan motherboard. Tipe socket processor harus memiliki kecocokan dengan tipe socket motherboard. Processor jenis AMD menggunakan jenis socket AM2, AM2+, dan AM3, sementara processor Intel saat ini menggunakan socket seperti LGA 775, LGA 1156 dan LGA 1366.

Setelah sobat memilih socket pun juga perlu diperhatikan tentang kecocokan satu sama lain, misalnya untuk motherboard socket LGA 775 itu tidak mendukung processor quard core berbasis core yorkfield seperti Intel Core 2 Quad Q9200. Sementara juga indikator lain seperti Front Side Bus (FSB) dan jenis chipset menjadi hal yang penting untuk diperhatikan, lihat spesifikasi-nya baik processor maupun motherboard, jangan sampai sobat memilih dan membeli kedua perangkat yang berbeda.

5. Jenis Core

Core ini menunjukan microarchitecture yang dimiliki, core-core yang baru biasanya memiliki kinerja yang lebih bagus, menggunakan energi lebih hemat bila dibanding dengan jenis core yang sudah lama, memang core baru berbicara harga akan sedikit mahal, tapi fitur ftur yang dimilikinya jauh lebih banyak yang core batu dibandingkan dengan core yang lama.


6. Multi-Core : Dual, Tripe atau Quad Core

Pada beberapa tahun yang lalu, perusahaan Intel dan AMD mencoba meningkatkan kinerja dari masing-masing processor-nya dengan meningkatkan frekwensi. Semakin tinggi frekwensi, maka akan banyak instruksi yang dapat dilakukan pada saat bersamaan dalam satu satuan waktu, oleh karena itu komputer kinerja komputer akan menjadi semakin cepat. 

Hingga pada akhirnya perusahaan Intel dan AMD terbentur pada Speed Wall, dimana peningkatan frekwensi susah untuk dilakukan, sebab panas yang dimucul berbanding lurus dengan frekwensi pangkat dua.

Kemudian apa yang mereka lakukan? 

Perusahan tersebut kemudian meletakkan 2 Processor Core ke dalam Chip-nya. Alhasil sampai saat ini perusahaan Intel dan AMD seiring dengan perkembangan teknologi yang mereka miliki, Intel dan AMD sekarang bisa meletakkan sampai dengan 4 Core dalam 1 Chip (Quad-Core).

Bila sobat menelaah dalam satu chip di letakan 4 core, maka bila memilih Processor Quad Core 3Ghz setara donk dengan sebuah processor tunggal 12 Ghz ?

Jawabannya tentua tidak begitu sobat, processor dual core dengan aplikasinya hanya mampu untuk menggunakan hypertread dalam menjadikan processor melaju dengan kecepatan tinggi, namun hati hati dampaknya bisa..bisa...processor dan motherboard jebol lantaran panas yang berlebih. 

Jadi kesimpulannya adalah semakin banyak core maka kinerja processor akan semakin baik, namun semakin banyak core juga akan lebih banyak mengkonsumsi energi. Dengan core yang lebih sedikit kadang menjadi milihan yang bijak.

7. Frekuensi Processor

Frekuesi adalah indikator yang paling penting untuk menentukan kinerja dari processor saat ini. Frekuensi memperlihatkan kecepatan bekerja sebuah processor, dinyatakan dalam satuan GHz GigaHrz (1GHz = 1000 MHz). Kinerja untuk mengoperasikan video game saat ini bergantung terhadap besar atau rendahnya frekuensi, dimana saat ini processor Dual-Core dengan frekuensi yang lebih tinggi memiliki kualitas lebih baik daripada processor Quard-Core dengan frekuensi yang rendah.

Front Side Bus, Hyper-Transport atau QPI
Media tranfer data juga harus diperhatikan yaitu FSB dari sebuah motherboard, semakin tinggi FSB maka semakin baik kinerja processor, semakin banyak jalur-jalur data yang dapat digunakan, maka semakin cepat processor untuk menyelesaikan instruksi. Jadi kaitan antara processor dengan motherboard itu tidak dapat dianggap remeh. 

8. L2/L3 cache

Cache adalah memri yang terdapat dalam processor, kecepatan yang dimiliki jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan RAM, cache berfungsi untuk menyimpan data sementara yang akan di proses. Semakin tinggi cache dari sebuah processor, maka semakin memiliki kinerja baik dan tepat untuk di beli.

9. Teknologi Pembuatan dan 64 bit Support

Processor saat ini telah support untuk mendukung sistem 64 bit, yang biasanya hanya digunakan untuk komputer server, ini bertujuan untuk mengingkatkan memori yang bisa dialamatkan oleh processor. Sistem 32 bit hanya dapat memberikan alamat sampai 4GB, sehingga bila sobat memiliki RAM misal 8GB maka tidak dapat terbaca semua.

Sementara pembuatan processor saat ini semakin canggih, dan dalam sebuah chip processor diletakan lebih banyak transistor sehingga komputer dapat mengkonsumsi daya lebih irit dan hemat.

Tips Membeli Processor Processor Untuk Komputer

10. Thermal Power Design (TPD)

Ini adalah merupakan daya maksimum yang digunakan processor dalam permasalahan terburuknya menghasilkan panas yang berlebih, maka teknologi TPD ini akan mampu untuk meredam panas, agar processor dan komponen lainnya dapat tetap berjalan dengan normal.



Demikian artikel saya tentang Tips Membeli Processor Untuk Komputer, semoga sobat yang hendak membeli perangkat processor untuk merakit komputer terbantu. Semoga bermanfaat. 


Pengertian Core Pada Processor dan Jenis jenis Processor Lengkap

Pengertian Core Pada Processor dan Jenis jenis Processor Lengkap


Oke sobat semua kembali bersama saya di buatkuingat.blogspot.com, pada artikel sebelumnya telah di bahas tentang Pengertian motherboard serta fungsinya bagi sobat pemula. Saat ini saya akan menuliskan artikel tentang processor.

Baca Juga :


Definisi Processor

Apa itu Processor ?

Processor adalah Otaknya komputer, demikian banyak orang menyebutnya, processor merupakan sebuah Integrated Circuit (IC) yang bertugas memproses dan mengontrol sistem yang ada di komputer, baik melakukan perhitungan maupun menjalankan instruksi-instruksi yang diberikan oleh brainware (manusia)

Processor terletak di bagian samping motherboard, dapat diganti apabila terdapat kerusakan atau meningkatkan kecepatan processor, namun penggantian processor harus disesuaikan dengan socket yang terdapat pada motherboard.

Processor juga sering disebut "Microprocessor" bagian-bagianya sebagai berikut :
Aritcmatics Logical Unit (ALU) : berfungsi melakukan perhitungan matematika sesuai instruksi
Control Unit (CU) : pengatur lalu lintas data seperti input dan outut
Register : media penyimpanan kecil yang memiliki kecepatan akses cukup tinggi.

Sejarah Perkembangan Processor

Perusahaan Intel mengawali sejarah processor, dengan membuat sebuah microprocessor untuk pertama kalinya pada tahun 1971. Chip tersebut diberi nama Intel 4004 yang di desain oleh Ted Hoff, Federico Faggin dan Stan Mazor. 

Berikut sejarah processor dari tahun ke tahun :
Tahun 1971 : Intel membuat microprocessor pertama dengan nama Intel 4004, 4-bit yang di desain oleh Ted Hoff, Federico Faggin dan Stan Mazor.
Tahun 1974 : Intel memperkenalkan processor 8080 8-bit, dengan menyematkan 4500 transistor yang memiliki kecepatan 10x lipat dari Intel 4004 4-bit.
Tahun 1980 : Intel memperkenalkan seri 8087 match co-processor
Tahun 1982 : Intel memperkenalkan processor 80286 16-bit dengan jumlah 134.000 transistor.
Tahun 1985 : Intel mengeluarkan seri 80386 32-bit dengan jumlah 275.000 transistor, dengan kemampuan multitasking.
Tahun 1998 : Intel memperkenalkan Processor Intel Celeron
Tahun 2004 : Intel merilis AMD x86 dual-core processor.
Tahun 2005 : Intel memasarkan Intel Dual Core ke pasaran
Tahun 2006 : Intel meluncurkan Processor Core 2 Duo
Tahun 2007 : Intel kembali memperkenalkan processor Core 2 Quard
Tahun 2010 : Intel merilis seri Processor Core i3

Berikut Tahapan generasi processor :
Generasi Pertama (processor 8088 dan 8086)
Generasi Kedua (processor 80286)
Generasi Ketiga (processor 80386 DX dan 80386 SX)
Generasi Keempat (80486 DX, 80486 SX, Cyrix 486SLC, dan IBM 486SLC2)
Generasi Kelima (Cyric 6×86, AMD, AMD K5, Pentium MMX, IDT Winchip, AMD K6, Cyric 6×86 MX, dan AMD K6-2.)
Generasi Keenam (Pentium II, Celeron A:Medocino, Celeron PPGA:Socket 370, Xeon, AMD K6-3, dan Katmai.)
Generasi Ketujuh (AMD K7 Athlon)
Generasi Kedelapan (Intel core 2 duo, Conroe, Conroe XE, AMD Athlon 64, dan Pentium 4 Prescott.)
Generasi Kesembilan (Intel core i3, Intel core i5, Intel core i7.)

Pengertian Core Pada Processor

Apa itu Core Processor ?

Core processor adalah sebuah teknologi yang dimiliki processor generasi ke sembilan, teknologi ini dikembangkan oleh Intel untuk dapat melakukan tindakan tertentu dengan lebih real time pada setiap instruksinya, pada hakikatnya sebuah core hanya dapat melakukan 1 jenis pekerjaan, oleh karena itu agar komputer dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu, tanpa mengurangi kecepatan dari prosesnya, diberikan core lebih banyak pada jenis processor tertentu seperti Core i3, Core i5, Core i7, Core i9 dll.

Fungsi Processor Komputer

Apa fungsi processor ?

Fungsi dari sebuah processor komputer secara umumnya adalah untuk memproses data yang diterima melalui perangkat masukan (input), kemudian akan dihasilkan pengeluaran beripa hasil (output). Dalam melakukan pekerjaanya processor tidak sendiri, melainkan berkolaborasi dengan komponen lain seperti RAM dan Harddisk. Untuk melakukan proses data dirasakan cepat atau lambat, itu semua tergantung dari kecepatan processor yang dimiliki.

Kecepatan processor saat ini yang paling cepat baru dikisaran 4 Ghz, artinya dapat memproses 4000 miliar perinah dalam satu kali pengerjaan, merupakan kecepatan yang luar biasa dalam perkembangan teknologi processor saat ini. Seorang gamer pasti dangat gembira akan hal ini. karena slogan yang dimiliki seorang gamer sendiri adalah "greater processor, greater gaming experience".

Dua perusahaan yang mengembangkan processor saat ini adalah Intel dan AMD. Dari 2 perusahaan inilah yang membanjiri pasar processor. Terdapat sebuah hasil riset mengatakan bahwa processor jenis Intel lebih baik digunakan bagi para pengguna komputer yang long time (waktu panjang), sementara processor jenis AMD tepat bila digunakan bagi seorang gamer.

Bagian bagian Processor

Processor terdiri dari 3 bagian utama yaitu :
1. Control Unit (CU)
Semua perangkat Input maupun output pada komputer semua dikendalikan oleh Control Unit (CU). Perpindahan memori utama dilakukan di bagian CU ini, yang selanjutnya dikirim kembai hasilnya ke memori utama. Kemudian layar monitor akan menampilkan hasil output atau harddisk akan data hasil proses tersebut.
2. Artimatic and Logical Unit (ALU)
Perhitungan yang muncul dieksekusi oleh ALU, baik program atau software yang sedang digunakan ketika mengalami error, maka akan ditangani oleh ALU. Informasi peringatan tersebut kemudian akan ditampilkan di monitor atau perangkat output lain.
3. Registry (Register)
Register merupakan tempat ngantri data-data yang akan diproses, sebelum data tersebut masuk ke memori utama. Walaupun bagian ini merupakan media penyimpanan kecil namun memiliki kecepatan akses tinggi. 

Jenis jenis Processor

1. Perkembangan Processor Intel

Processor Intel

Intel adalah sebuah perusahaan besar yang terus mengebangkan inovasi terhadap processor. Intel bagi orang yang berkecimpung di dunia teknologi bukan hal yang asing lagi. Hampir setiap personal komputer maupun laptop saat ini ber-chipset Intel.

Processor Intel dilahirkan dari peruahaan Intel Corporation yang merupakan sebuah perusahaan multinasional. bermarkas di Amerika Serikat dan sudah berdiri hampir setengah abad dari tahun 1968. Processor banyak sekali mengalami perkembangan ke arah yang baik diantaranya sebagai berikut :
  1.  4004 Micro processor
  2.  8008 Microprocessor
  3.  8080 Microprocessor
  4.  8086 – 8088 Microprocessor
  5.  286 Microprocessor
  6.  Intel 386 TM
  7.  Intel 486 TM DX CPU Microprocessor
  8.  Intel Pentium Processor
  9.  Intel Pentium Pro Processor
  10.  Intel Pentium II Processor
  11.  Intel Pentium II Xeon Processor
  12.  Intel Celeron Processor1999
  13.  Intel Pentium III Processor1999
  14.  Intel Pentium III Xeon Processor2000
  15.  Intel Pentium 4 Processor2001
  16.  Intel Italium Processor2001
  17.  Intel Italium II Processor2002
  18.  Intel Pentium M Processor2003
  19.  Intel Pentium M 735/ 745/ 7552004
  20.  Intel Pentium 4 Extreme Edition2005
  21.  Intel Pentium D2005
  22.  Intel Core 2 Quad2006
  23.  Intel Quad Core Xeon2006
  24.  Intel Core i7, i5 dan i3
  25.  dan banyak lagi.

2. Perkembangan Processor AMD

Processor AMD

AMD merupakan salah satu pesaing dari Intel yang sangat kuat. AMD adalah perusahaan semi konduktor multinasional yang bertempat di Amerika Serikat tempatnya di Sunnyvale, California. Di tahun 2007, perusahaan AMD sukses menempati peringkat ke-11 dari segi pendapatan. Terdapat 3 jenis processor yang diproduksi :
  1. Opteron  (untuk pangsa pasar server).
  2. AMD FX dan APU A SERIES (untuk pangsa pasar Desktop).
  3. APU Z SERIES (untuk pangsa pasar prodak tablet pc).
Beberapa produk processor AMD di bawah ini antara lain :
  1. AMD Athlon II X2 240 dengan spec 2,8 GHz,2 x 1024 KB
  2. AMD Athlon II X2 245 dengan spec 2,9 GHz,2 x 512 KB
  3. AMD Athlon II X2 250 dengan spec 3 GHz,2 x 1024 KB
  4. AMD Athlon II X2 255 dengan spec 3,2 GHz,2 x 1024 KB
  5. AMD Phenom II X4 955 Black Edition dengan spec 3.2 GHz,4x 512,6 KB
  6. AMD Phenom II X4 965 Black Edition dengan spec 3,4 GHz,4x 512,6 KB
  7. AMD Phenom II X4 970 Black dengan spec 3,5 GHz,4x 512,6 KB
  8. AMD Phenom II X6 1055T dengan spec 2,8 GHz,6x 512,6 KB
  9. AMD Phenom II X6 1075T dengan spec 3 GHz,6x 512,6 KB
  10. AMD Phenom II X6 1090T BK dengan spec 3,2 GHz,6x 512,6 KB
  11. AMD Phenom II X6 1100T BK dengan spec 3,3 GHz,6x 512,6 KB

3. Perkembangan Processor Cyrix VIA

Processor Cyrix

Developer yang satu ini mungkin jarang atau tidak pernah kita ketahui mengenai keberadaanya. Akan tetapi, Cyrix juga mempunyai beberapa produk processor yang berhasil mereka kembangkan. Adapun Cyrix merupakan salah satu perusahaan pengembang mikroprosesor yang berdiri pada tahun 1988, dan berhasil didirikan di Richardson, Texas.

Setelah satu dekade masa didirikannya, perusahaan Cyrix akhirnya resmi bergabung dengan National Semiconductor pada 11 November 1997. Kemudian, pada tahun 1999, perusahaan Cyrix pindah tangan dan diakusisi oleh VIA.

Sementara itu, inilah beberapa macam processor yang dihasilkan oleh perusahaan ini:
  1. Cyrix FasMath
  2. Cyrix 486SLC dan Cyrix 486DLC
  3. Cyrix 5×86
  4. Cyrix 6×86 (M1)
  5. Cyrix MII
  6. Cyrix MediaGX
  7. Cyrix MII-433GP
  8. VIA C3® Processor
  9. VIA CoreFusion™ Processor Platform
  10. VIA Eden™ Processors
  11. VIA C7® Processor
  12. VIA PV530 Processor
  13. VIA Nano™ Processor
  14. VIA Nano™ X2 Processor

4. Perkembangan Processor IBM

Processor IBM

International Business Machines Corporation (IBM), merupakan salah satu perusahaan terbesar di Amerika Serikat. Dan lebih tepatnya berkantor pusat di Armonk, Town of North Castle, New York, Amerika Serikat. Perusahaan ini bergerak pada bidang elektronik, yang memproduksi serta menjual berbagai produk perangkat keras maupun perangkat lunak yang ada pada komputer.

Perusahaan IBM sendiri berdiri sudah lama sekali. Bahkan, IBM lebih tepatnya didirikan pada 16 Juni 1911, dan mulai beroperasi sejak 1888. Perusahaan ini juga banyak memproduksi komponen-komponen processor, yang antara lain sebagai berikut:
  1. 8008
  2. 8080
  3. 8088/8086sx
  4. 286
  5. 80386 DX
  6. IBM 486SLC2
  7. Pentium Classic (P54C)
  8. Pentium Pro
  9. Pentium II Xeon
  10. IBM POWER4
  11. IBM POWER5
  12. IBM POWER6
  13. IBM POWER7

Cara Kerja Processor


Berikut penjelasan tentang cara kerja dari processor :
  1. Instruksi datang melalui Alat Input melalui port baik mouse, keyboard dll
  2. Instruksi diteruskan ke Control Unit (CU) atau Artimatic and Logical Unit (ALU)
  3. Kemudian di simpan terlebih dahulu di Main Memory (memory utama)
  4. Hasil pengolahan instruksi di teruskan melalui perangkat output.

Pada dasarnya komputer hanya mengenal bilangan biner yaitu "0" dan "1", angka 0 diartikan sinyal listrik kosong sementara angka 1 diartikan berisi sinyal listrik. Contoh huruf "A" yang diketikan melalui keyboard sebenarnya angka binner 01000001.

Demikian artikel tentang Pengertian tentang processor, semoga bermanfaat.