Showing posts with label harddisk. Show all posts
Showing posts with label harddisk. Show all posts

Cara Ubah Harddisk MBR ke GPT Melalui DOS

Cara Ubah Harddisk MBR ke GPT Melalui DOS

Cara ubah harddisk MBR ke GPT melalui DOS - Selamat datang kembali di buatkuingat.com sobat semua, dengan laju perkembangan teknologi komputer saat ini yang semakin canggih, diharuskan kita untuk dapat mengikuti perkembangannya agar tidak menjadi orang yang gaptek tentunya. proses instalasi pada tahun lalu yang masih banyak menggunakan jenis sistem operasi semisal Windows XP, Windows 7 terasa mudah untuk dilakukan.

Namun saat ini berbeda sobat semua, setelah mulainya para pembuat komputer maupun laptop yang mengusung sistem operasi terbarukan semisal Windows 8.x atau Windows 10 yang menggunakan seri 64 bit, sobat semua harus juga memahami tentang fitur dari BIOS UEFI dan bagaimana cara melakukan install dengan BIOS UEFI.

Baca juga artikel tentang :

Disini saya akan mencoba menjelaskan tentang Cara melakukan convert harddisk dari MBR ke GPT melalui DOS dan begitupun sebaliknya. Sebagai catatan bahwa bila sobat akan melakukan upgrade sistem operasi dari Windows 7 ke Windows 10 64 bit contohnya, maka sobat harus melakukan convert harddisk dari MBR ke GPT, karena Windows 10 64 bit tidak Support dengan format MBR.

Nah, bagaimana cara tersebut bisa kita lakukan, mari kita langsung ke TKP ...

Prasarat untuk melakukan instalasi sistem operasi Windows 10 64 bit sebagai berikut :

  1. Cek driver terlebih dahulu sobat, apakah komputer atau laptop sobat terdapat driver untuk windows 10, tidak jarang banyak yang mengupgrade ke Windows 10 namun ternyata driver untuk Windows 10 tersebut tidak tersedia, alhasil terdapat komponen seperti NIC wireless dll yang tidak berfungsi.
  2. Cek format harddisk, apakah sudah GPT atau masih MBR, karena untuk menginstall windows 10 64 bit, diperlukan harddisk dalam format GPT. Bila masih MBR maka sobat harus melakukan convert ke GPT, dan caranya akan saya jelaskan setelah ini.
  3. Siapkan media instalasi, yang paling saya rekomendasikan adalah flahsdisk, dan tidak semua flashdisk support untuk dijadikan Bootable SO UEFI. Saya telah menguji 2 merk flashdisk yang bisa yaitu Sundisk dan Hp.

Bagaimana cara mengubah format harddisk MBR ke GPT ?

Untuk mengubah format partisi MBR ke GPT maupun sebaliknya melalui Disk Operating System  (DOS) atau orang sering menyebutnya melalui command prompt. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
  • Backup semua data yang terdapat di harddisk ke media lain agar aman
  • Sediakan media instalasi baik melalui DVD atau flashdisk 
  • Masukan DVD bootable ke DVD Rom Drive atau tancapkan flashdisk ke komputer/laptop
  • Setting Boot Priority agar di arahkan ke salah satu media instalasi di atas
  • Setelah masuk, jangan lakukan install, namun pilih recovery dan selanjutnya memilih Command prompt
Cara Ubah Harddisk MBR ke GPT Melalui DOS
  • Ketikan perintah Diskpart lihat pada tampilan gambar di bawah ini
  • Lanjutkan list disk
  • Kemudian select disk 0 atau 1 (lihat fartisi yang akan di ubah)
  • Lanjutkan clean
  • Kemudian convert gpt
Cara Ubah Harddisk MBR ke GPT Melalui DOS
  • Proses convert bisa juga dilakukan sebaliknya dari GPT ke MBR
  • Bila sudah terlihat kata "successfully"
  • Ketikan perintah exit
  • Kemudian lanjutkan untuk melakukan instalasi dari media bootable sistem operasi yang telah sobat sediakan.
Membuat media bootable sistem operasi untuk menginstall windows 10 64 bit pada komputer yang BIOS-nya UEFI dapat menggunakan program aplikasi rufus. Akan saya jelaskan Cara membuat flashdisk bootable windows 10 Enterprise 64 bit dengan rufus, pada artikel selanjutnya.

Baca juga artikel tentang :

Demikian artikel tentang cara mengubah format partisi MBR ke GPT maupun sebaliknya, semoga bisa membantu dan menjadi referensi sobat semua.

Apa bedanya BIOS Legacy dan UEFI ?


Oke guys...kembali bersama sama di buatkuingat.com, kalo sebelumnya telah saya jelaskan tentang Memahami partisi GPT dan MBR pada harddisk, kali ini saya akan coba menjelaskan tentang apa sih bedanya BIOS jenis legacy dengan UEFI.

Bagi sobat yang sering melakukan instalasi sistem operasi terbarukan misalnya windows 8.x atau windows 10 versi 64 bit, merupakan suatu hal yang wajib dipahami, agar sobat tidak bingung dan menjadi salah kaprah dalam proses instalasinya.

Baca juga artikel :

Apa yang dimaksud dengan UEFI ?

UEFI kepanjangan dari (Unifield Exstensible Firmware Interface) merupakan teknologi terbaru yang berfungsi untuk mempercanggih BIOS (Basic Input Output System). Munculnya UEFI adalah pada pertengahan tahun 1990an yang dimulai dengan munculnya standar EFI dan hanya pada komputer jenis server yang memiliki BIOS EFI yaitu keluarn Intel dan HP.

Seiring bergulirnya waktu dan berkembang pesatnya teknologi, fitur dari EFI diperbaharui agar lebih baik untuk semua platfom hardware terbaru. Maka lahirlah teknologi UEFI saat ini yang mana EFI diperbaharui menjadi UEFI, huruf "U" merupakan tanda United atau Universal yang artinya mampu digunakan di berbagai jenis platform hardware.

Pada awal lahirnya UEFI ini hanya dapat ditemukan pada jenis BIOS komputer sever, namun saat ini sobat akan semakin sering menemukannya pada jenis komputer biasa. Terlebih semua jenis laptop keluaran tahun 2014 sudah dapat dipastikan memiliki fitur UEFI walaupun diikutsertakan juga fitur EFI/Legacy sebagai fitur lama yang masih bisa digunakan.

Oleh sebab itu sobat semua kelahiran UEFI sebagai pengganti EFI ini harus dipahami sebagai sebuah perkembangan teknologi yang luar biasa, pada perkembangan teknologi komputer, fitur bahasa pemograman, kecanggihan hardware, visualisasi, kapasitas dan memori dan kode bit menjadi acuan.


Apa ciri BIOS Legacy dan UEFI

Beberapa ciri yang dapat ditemukan pada BIOS apakah UEFI atau tidak di bawah ini adalah :
  1. BIOS yang digunakan 2014 ke atas sudah dipastikan terdapat fitur UEFI
  2. BIOS di bawah tahun 2014 masih menggunakan fitur EFI/Legacy
  3. Tidak dapat install sistem operasi 64 bit pada komputer atau laptop, adalah tanda bahwa BIOS sudah memiliki fitur UEFI
  4. Komputer atau laptop yang sudah terpasang sistem operasi windows 8.x atau windows 10 sebagai bawaannya, sudah dipastikan BIOS support dengan jenis UEFI.

Perbedaan BIOS Legacy dan UEFI 

Untuk memahami perbedaan dari jenis BIOS legacy dan UEFI, sobat harus mengetahui kelebihan ataupun kelemahan dari masing-masing fitur tersebut.

Kelebihan fitur Legacy 

Sistem operasi yang digunakan menggunakan 16 bit code contoh (windows xp dan windows 7 32 bit), namun saat ini komputer sudah semakin modern dan sudah banyak yang menggunakan teknologi prosessor 64 bit. Hal inilah menjadi perbedaan yang jauh. Selain itu legacy bios memiliki keterbatasan dalam mensupport teknologi hardware. Terlebih teknologi firmware yang digunakan versi lama sehingga harus memaksakan agar dapat mensupport teknologi baru sehingga akibatnya terjadi masalah.

Kelebihan dari fitur legacy adalah mudah dalam melakukan instalasi sistem operasi 32 bit, hanya perlu diperhatikan juga bahwa harddisk yang digunakan juga harus berformat MBR.

Kelebihan fitur UEFI

Jika dibandingakan dengan legacy BIOS, maka UEFI mempunyai banyak kelebihan baik dari segi fitur, level bahasa pemrograman, kecanggihan dan kelengkapan fitur pengontrolan hardware komputer, tampilan visual, kapasitas memori dan bit code.

  1. Memiliki interface GUI yang lebih menarik dengan keyboard dan mouse
  2. Memiliki komunikasi yang baik dengan menggunakan firmware dan hardware tanpa melaluo boot sector.
  3. Dapat menambahkan program driver dan aplikasi
  4. Memiliki sistem security yang lebih kuat dalam melindungi pre startup, preeboot dari serangan boot kit.
  5. Mendukung kapasitas harddisk lebih dari 2.2TB dimana pada legacy bios hanya mensupport harddisk 2.2TB
  6. Proses startup dan resume lebih cepat dalam melakukan proses sleep, hibernate dan shutdown.
  7. Mendukung driver hingga 64 bit, sehingga mampu mebgalokasikan memori saat startup hingga 176 milyar.
  8. Support format GPT harddrive yang lebih unggul dari legacy bios yang hanya menggunakan format MBR

Jadi kesimpulannya sobat, bahwa fitur UEFI jauh lebih unggul bila di bandingkan dengan Legacy, namun fitur legacy masih digunakan untuk beberapa jenis komputer atau laptop saat ini. Perbedaan yang lebih saya rasakan sih kecepatan pada saat booting itu lho.. yang UEFI lebih gesit, bila di bandingkan dengan Legacy.

Baca juga artikel :

Demikian artikel tentang penjelasan perbedaan antara BIOS legacy dengan UEFI, semoga bisa menjadi referensi sobat semua dan tentunya bermanfaat.

Memahami Partisi GPT dan MBR Pada Harddisk


Memahami Partisi GPT dan MBR Pada Harddisk - Hello guy kembali bersama saya di buatkuingat.com. Sudah lama tidak menuliskn artikel nih, baru kali ini saya kembali membuat postingan bagi sobat semua. kali ini akan saya coba jelaskan tentang memahami partisi GPT dan MBR pada harddisk.

Saat sobat hendak melakukan instalasi sistem operasi 64 bit seperti windows 8.x maupun windows 10, sobat akan menemukan pertanyaan tentang partisi jenis MBR atau GPT yang digunakan pada harddisk. Hal ini terkadang membuat pusing bagi sobat sebagai pemula, yang secara normalnya bahwa sistem operasi 64 bit tersebut harus menggunakan partisi GPT pada harddisk yang sobat miliki.

Baca juga artikel tentang :

Dua partisi harddisk baik MBR maupun GPT harus sobat pahami, agar tidak menjadi salah kaprah, khususnya pada saat melakukan instalasi sistem operasi. Kedua partisi harddisk tersebut memiliki sistem kerja yang berbeda dalam memetakan sector harddisk ke dalam LBA (Logical Block Addressing) dengan cara CHS (Cylinder Head Sector).

Struktur partisi pada hardisk menjelaskan bagaimana data dan informasi yang terstruktur pada partisi, sementara format partisi dapat menunjukan awal dan akhir partisi, juga kode yang dipergunakan saat melakukan startup jika partisi itu bootable. Bila sobat pernah mempartisi dan memformart hardisk, biasanya anda akan memilih dua struktur partisi utama, yakni Master Boot Record (MBR) atau GUID Partition Table (GPT).

Penjelasan tentang partisi MBR

Apa yang dimaksud dengan MBR ?

MBR (Master Boot Record) muncul dan diciptakan pertamakalinya pada komputer IBM dengan DOS 2.0 di tahun 1983. MBR merupakan kepanjangan dari Master Boot Record. Mengapa dikatakan MBR ?,  karena MBR adalah sektor boot khusus yang tersimpan pada awal drive.

Pada sektor ini terdapat data boot loader untuk sistem operasi yang terpasang dan informasi tentang partisi logical drive. Boot loader merupakan sekelompok kode kecil yang umumnya memiliki tanggung jawab yang lebih besar dari partisi lain pada drive. Bila sobat mempunyai Windows yang sudah terinstal, bit awal Windows boot loader berada di harddisk, maka dari itu penyebab sobat harus memperbaiki MBR jika ia ditimpa dengan windows baru, sehingga tidak sampai kehilangan Boot loader.

Memahami Partisi GPT dan MBR Pada Harddisk

Pada gambar di atas terlihat partisi MBR membuat secara langsung untuk system reserved pada bagian partisi yang sobat buat. MBR masih memiliki keterbatasan. Sebagai permulaan, MBR hanya mampu bekerja maksimal pada ukuran hardisk hingga 2 TB saja. MBR juga hanya mendukung hingga empat partisi utama. Jadi jika Anda ingin lebih dari itu, anda harus membuat satu partisi utama kemudian memperpanjang  partisi dan membuat partisi logical di dalamnya.

Penjelasan tentang partisi GPT

Apa yang dimaksud dengan GPT ?

GPT (Guid partition table) adalah partisi standar yang lebih baru yang memiliki banyak keuntungan daripada keterbatasan yang dia miliki, itu termasuk dukungan untuk harddisk dengan ukuran lebih besar yang diperlukan pada kebanyakan PC modern saat ini.

GPT adalah standar baru yang secara bertahap menggantikan MBR secara perlahan. Dan ini juga terkait dengan adanya BIOS UEFI, yang menggantikan BIOS Legacy dengan sesuatu yang lebih modern seperti halnya GPT, pada saatnya nanti GPT akan menggantikan sistem partisi MBR. Alasan disebutnya Guid Partition Table adalah karena pada setiap partisi memiliki “pengidentifikasi unik yang global,” atau GUID-string dari setiap partisi GPT kemungkinan memiliki pengenal yang unik.

Memahami Partisi GPT dan MBR Pada Harddisk

Bila sobat lihat pada partisi harddisk di atas, bahwa GPT akan secara otomatis membagi partisi menjadi 3 fungsi yaitu Recovery, System dan Reserved. GPT tidak memiliki keterbatasan pada ukuran harddisk seperti halnya pada MBR.

Harddisk berformat GPT dapat lebih besar, dengan batas ukuran tergantung pada sistem operasi dan sistem file-nya. GPT juga akan memungkinkan sobat untuk membuat hampir yang tak terbatas. Perlu diingat sekali lagi bahwa, keterbatasan disini adalah sistem operasi sistem Windows yang hanya memungkinkan hingga 128 partisi pada GPT drive, dan sobat tidak perlu membuat partisi extended untuk membuat mereka bekerja.

GPT juga dapat menyimpan cyclic redundancy check (CRC), yaitu nilai-nilai untuk memeriksa apakah data masih utuh. Jika terdapat data yang rusak, GPT dapat melihat masalah dan berusaha untuk memulihkan data yang rusak dari lokasi lain pada disk. Jauh berbeda dengan MBR, dimana ia  tidak punya cara untuk mengetahui apakah data itu rusak.

Perbedaan yang harus diketahui antara partisi MBR dan GPT

Dari uraian di atas, sobat mungkin sudah mendapatkan gambaran tentang perbedaan dari masing-masing partisi Hardisk. Lebih jelasnya saya jelaskan perbedaannya di bawah ini :
  1. Ukuran harddisk sebagai media penyimpanan pada MBR lebih sedikit dibandingkan GPT. MBR hanya mampu menyimpan sebanyak 2 TB, sedangkan GPT dapat hingga 9,4 ZB.
  2. Pembuatan partsi yang Support pada MBR hanya sebanyak 4 partisi primary saja. Sedangkan pada GPT, memiliki sebanyak 128 partisi primary.
  3. Sistem operasi yang dapat menggunakan GPT hanya windows yang kompatibel saja, seperti windows XP 64 bit, windows 7 64 bit, Windows 8.x, Windows 10. Sementara pada partisi MBR bisa digunakan pada semua sistem operasi.
  4. Letak penyimpanan informasi mengenai sistem operasi dan partisi pada MBR hanya bisa dilakukan oleh sector utama atau sektor pertama. Sedangkan pada GPT, informasi yang sudah disimpan bisa dibackup lebih dari satu kali.
  5. Saat partisi primary digunakan sebanyak lebih dari 1 partisi, GPT bisa mengoptimalkan semua partisi primary untuk bisa bekerja sama. Sedangkan, MBR harus mengorbankan satu partisi sebagai extended.

Sistem operasi apa saja yang support GPT atau MBR ?

Komputer yang memiliki BIOS jenis UEFI hanya dapat menggunakan jenis partisi GPT agar dapat melakukan install Windows x64, Windows 8.x, Windows 10 dan versi lain yang sesuai. Di bawah ini adalah kompatibilitas sistem operasi yang dapat menjadi acuan sobat.

Memahami Partisi GPT dan MBR Pada Harddisk

Sistem operasi lain yang dapat menggunakan format partisi GPT, seperti halnya Linux yang telah membuilt-in dukungan untuk GPT. Juga ada Apple Intel Mac, dimana mereka sudah meninggalkan APT (Apple Partition Table) dan beralih ke GPT  sebagai gantinya.

Dari uraian panjang lebar di atas, semestinya sobat sudah harus bisa memahami tentang karakter dari partisi jenis MBR maupun GPT, yang pada implementasinya nanti, sobat dapat melakukan instalasi sistem operasi dengan tepat, dengan memperhatikan partisi yang dimiliki pada harddisk. Perharikan juga perbedaan antara BIOS legacy dan BIOS UEFI pada artikel selanjutnya.

Demikian sekelumit artikel tentang Memahami partisi GPT dan MBR pada harddisk, semoga dapat menjadi referensi bagi sobat semua, khususnya yang masih pemula di bidang komputer dan teknologi.

Baca juga artikel tentang :

Cara Recovery Harddisk Dengan Wondershare Recoverit


Recoverit adalah sebuah aplikasi yang cukup handal dan canggih untuk dapat memulihkan semua jenis data yang hilang, terhapus atau tidak dapat diakses dari hard drive dan perangkat penyimpanan eksternal lainnya.

Kemampuan Deep-Scan yang canggih masuk lebih dalam ke struktur data dan membawa tingkat pemulihan data rekor tinggi mencapai lebih dari 96%, kecepatan pemindaian yang lebih cepat yang digerakkan oleh Mesin Penganalisa Data yang canggih.

Recoverit memiliki kemampuan untuk :

  1. Mengembalikan File yang Dihapus
  2. Mengembalikan Recycle Bin
  3. Mengembalikan Disk Terformat
  4. Mengembalikan partisi yang hilang
  5. Mengembalikan Perangkat Eksternal
  6. Mengembalikan Data Serangan Virus
  7. Mengembalikan Sistem Crash Data
  8. Mengembalikan Semua-Sekitar

Memulihkan File dari Hard Drive Yang Terformat

Saat ini digitalisasi data semakit meningkat, bila dulu orang menyimpan data dalam bertuk fisik, saat ini sudah banyak beralih ke dalam bentuk digital yang dikenal dengan istilah digitalisasi data. 
Kapasitas media penyimpanan saat ini sudah semakin besar, namun tidak terelakan bahwa media penyimpanan data tersebut pasti akan ada dimana saatnya terjadi kerusakan.

Apakah data yang terformat di harddisk dapat dikembalikan ?

Jawabannya "ya". Segala bentuk data yang terhapus atau terformat pada sebuah harddisk, asalkan tidak tertimpa dengan data yang baru, dapat dipulihkan kembali. Ketika harddisk secara disengaja maupun tidak terformat, jangan panik hingga sobat melakukan formating terhadap harddisk. 

Dengan Recoverit semua data yang hilang ataupun terformat, dapat dikembalikan kembali sehingga minimal data penting sobat tidak lenyap, walaupun sistem harus di install ulang.

Memulihkan Foto yang Dihapus di Mac

Kasus kehilangan foto menjadi fenomena yang semakin sering terjadi untuk setiap pengguna Mac. Kami hanya menghapus beberapa foto dan file karena kebiasaan untuk membebaskan ruang penyimpanan di hard drive Mac. 

Penghapusan data berkala kondusif untuk operasi sistem operasi Mac dan manajemen hard drive. Tetapi mungkin juga membawa beberapa masalah seperti salah menghapus foto-foto penting, gambar dan gambar.

Masalah kehilangan foto ini benar-benar menjengkelkan dan Anda hampir tidak dapat menemukan foto yang dihapus kembali tanpa alat yang bermanfaat. 

Bagaimana kita bisa menemukan foto-foto kita yang dihapus di komputer Mac ? 

Bagaimana cara menghapus foto yang sudah dihapus di Mac? 

Permasalahan di atas dapat diselesaikan hanya dengan aplikasi Recoverit


Memulihkan Pergeseran File yang Dihapus

Ketika Anda secara permanen menghapus file dengan mengklik SHIFT + DELETE, itu tidak benar-benar dihapus. Sebenarnya ruang atau lokasi file yang dihapus ditandai gratis atau tersedia untuk digunakan kembali. 

Oleh karena itu, file-file masih tersedia sampai Anda menggunakan ruang itu ketika file-file tersebut ditimpa. Ini berarti file masih dapat dipulihkan karena belum terhapus dari hard drive komputer Anda.

Apa yang harus dilakukan sebelum Memulihkan File yang Dihapus Pergeseran ?

Jadi ketika Anda menghapus file Anda tanpa menyimpannya di recycle bin dan Anda ingin mengambilnya, Anda harus berhenti menggunakan komputer. Alasan untuk melakukannya adalah untuk mencegah overwriting data di lokasi yang telah Anda hapus file. 

Komputer Anda akan menandainya gratis untuk digunakan dan jika Anda terus menggunakan komputer Anda dan menyimpan data Anda akan menempati lokasi dengan file-file baru.

Memulihkan Data dari Kartu SD

Bagaimana saya bisa memulihkan file yang dihapus dari kartu SD ? 

Data dan file yang dihapus atau hilang secara tidak sengaja dari kartu SD adalah alasan umum. Tapi jangan khawatir tentang data dan file yang hilang secara permanen dari kartu memori SD, semua data Anda masih tersimpan di kartu SD jika Anda tidak menyimpan data baru di dalamnya. 

Panduan berikut ini kami akan menawarkan Anda perangkat lunak SD Card Data Recovery yang profesional untuk membantu Anda memulihkan file yang dihapus dari kartu SD dengan mudah dan efektif, dan solusi terbaik untuk membantu Anda memperbaiki kartu memori SD yang rusak atau rusak dan mendapatkan datanya kembali.

Baca juga :

Demikian penjelasan tentang Cara Recovery Harddisk Dengan Wondershare Recoverit, semoga bermanfaat.

Cara Mengembalikan File Harddisk Yang Terformat Dengan Wondershare Recoverit

Cara Kembalikan File Harddisk Yang Terformat Dengan Wondershare Recoverit

Recoverit adalah alat yang sangat canggih dan mutahir yang dapat memulihkan semua jenis data yang hilang, terhapus atau tidak dapat diakses dari hard drive Anda dan perangkat penyimpanan eksternal lainnya.

Algoritma Deep-Scan yang canggih masuk lebih dalam ke struktur data dan membawa tingkat pemulihan data rekor tinggi lebih dari 96%, kecepatan pemindaian yang lebih cepat yang digerakkan oleh Mesin Penganalisa Data yang canggih. Ini menyediakan opsi pemulihan data dari berbagai skenario seperti :

  1. Pemulihan File yang Dihapus
  2. Pemulihan Recycle Bin
  3. Pemulihan Disk Terformat
  4. Pemulihan partisi yang hilang
  5. Pemulihan Perangkat Eksternal
  6. Pemulihan Data Serangan Virus
  7. Pemulihan Sistem Crash Data
  8. Pemulihan Semua-Sekitar

Namun pada artikel ini saya akan membahas tentang Cara mengembalikan file harddisk yang terformat pada point ke 3 di atas.

Langkah-langkah Mengembalikan File Harddisk Terformat

  • Silahkan buka Recoverit
  • Masuk ke menu Lost Partition Recovery
Cara Mengembalikan File Harddisk Yang Terformat Dengan Wondershare Recoverit
  • Selanjutnya sobat akan memilih harddisk yang di recovery
  • Hati-hati pada bagian ini, jangan sampai salah memilih disk.
Cara Mengembalikan File Harddisk Yang Terformat Dengan Wondershare Recoverit
  • Klik Next dan tunggu hingga proser Recovery selesai
  • Sebagai perbandingan, saya pernah mencoba untuk harddisk ukuran 320GB memerlukan waktu sekitar 3jam untuk recovery.
  • Jadi sobat mohon bersabar dan jangan sampai mati listrik.
Cara Mengembalikan File Harddisk Yang Terformat Dengan Wondershare Recoverit
  • Bila scan telah selesai, akan muncul gambar di bawah ini
  • Dan selanjutnya adalah tahapan Recovery atau menyalin data dari harddisk terformat ke harddisk yang baik.
Cara Mengembalikan File Harddisk Yang Terformat Dengan Wondershare Recoverit
  • Pilih data yang akan di recovery
  • Bila sudah klik tombol Recovery 
Cara Mengembalikan File Harddisk Yang Terformat Dengan Wondershare Recoverit
  • Tentukan lokasi penyimpanan data recovery pada ruangan partisi harddisk yang cukup
  • Lihat dengan baik kapasitas data yang akan di recovery dengan kapasitas partisi penyimpanan yang dituju, jangan sampai kapasitas penyimpanan yang dituju kurang.
  • Bila sudah sobat tentukan lokasi penyimpanannya klik Recover
  • Tunggu hingga proses selesai
  • Di bawah ini adalah hasil proses recovery data 


Baca juga :

Demikian artikel tentang Cara Mengembalikan File Harddisk Yang TErformat Dengan Wondershare Recoverit, semoga bermanfaat.




Download Crack Wondershare Recoverit terbaru

Download Crack Wondershare Recoverit terbaru

Media penyimpanan data saat ini sudah semakin besar dan canggih, seiring dengan kebutuhan konsumen sebagai tempat penyimpanan, tak luput dari berbagai kendala yang terjadi, seperti rusaknya data karena virus, hilang bahkan terformatnya data yang bisa membuat sobat semua bingung.

Bila terjadi demikian sobat usahakan agar tetap tenang, ketahui bahwa media penyimpanan tersebut masih dalam kondisi yang baik, karena disini saya akan memberikan sebuah aplikasi untuk bisa melakukan recovery data, agar sobat dapat mengembalikan data tersebut.

Wondershare Recoverit adalah aplikasi yang menurut saya baik dan rekomendasi untuk digunakan, banyak fitur yang dapat digunakan diantaranya :

  • Mengembalikan data yang terhapus, 
  • Mengembalikan data pada posisi recycle, 
  • Mengembalikan data yang terformat, 
  • Mengembalikan partisi harddisk, 
  • Memperbaiki data yang terkena virus, system crach dll.
Download Crack Wondershare Recoverit terbaru

Untuk mendapatkan aplikasi tersebut silahkan KLIK DISINI
Download crack wondershare recoverit terbaru
Passwordnya : buatkuingat.com


Pengertian Cluster, Track, Sector dan Record Pada Harddisk

Pengertian Cluster, Track, Sector dan Record Pada Harddisk


Jumpa lagi sobat bersama sama penulis amatir yang senantiasa mendokumentasikan setiap pengetahuan yang dimiliki untuk dapat bermanfaat untuk semua orang, khususnya bagi yang berkecimpung di dunia Teknologi Komputer dan Jaringan. Ini adalah artikel lanjutan yang sebelumnya telah di posting artikel tentang Pengertian Harddisk dan Teknologi Harddisk Terbaru.

Pastinya banyak yang masih bertanya-tanya pada bagian Cara kerja harddisk

Apa itu Cluster ?
Apa itu Track ?
Apa itu Sector ?


Nah, pada kesempatan ini saya coba menjelaskan platter (piringan), apa dan bagaimana sih dalam piringan tersebut. Mari simak gambar di bawah ini :

Pengertian Cluster, Track, Sector dan Record Pada Harddisk

Apa yang dimaksud dengan Cluster ?

Lihat gambar untuk huruf B, itulah bagian dari Cluster

Cluster adalah lintasan yang terdapat pada sector, kelipatan terkecil dari sebuah harddisk yang dapat digunakan untuk menyimpan data, atau merupakan lokasi penyimpanan terkecil dalam harddisk yang memiliki ukuran tergantung pada bersarnya harddisk.

Apa yang dimaksud dengan Track ?

Lihat gambar untuk huruf A itulah Track

Track adalah Lintasan pada harddisk atau bagian dari harddisk yang membentuk lingkaran konsentris

Apa yang dimaksud dengan Sector ?

Lihat gambar untuk huruf C dan D itulah Sector
Lebih tepatnya huruf C menunjukan Geometrical Sector sementara huruf  D adalah Track Sector

Sector adalah Jumlah lintasan yang terdapat pada sebuah track, dan sector adalah bagian dari track

Lalu apa yang dimaksud dengan Record ?

Record adalah data rekaman data yang tersimpan pada harddisk pada setiap bagian terkecil (Cluster).

Saya akan coba berikan ilustrasi dari ke 4 pengertian di atas :

Bila sobat melakukan pengerjaan di komputer yang akhirnya menghasilkan sebuah file dengan ukuran 100Mb, pasti file tersebut akan disimpan di sebuah cluster, dan apabila ukuran cluster pada harddisk adalah 150Mb sementara file 100Mb, maka akan tetap di akui sebagai ukuran 150Mb, dan file tersebut adalah sebuah Record. Begitu juga apabila sobat menyimpan file ukuran 125Mb, tetap menggunakan kapasitas harddisk sebesar 150Mb. 

Kenapa demikian ?
Karena kapasitas terkecil (Cluster) dari harddisk tersebut adalah 150Mb, dan perlu diketahui setiap harddisk memilki kapasitas cluster yang berbeda-beda, semakin besar harddisk, maka semakin besar kapasitas cluster. 

File dalam harddisk disimpan hanya dengan notasi magnet dan bilangan biner, angka 0 menunjukan bahwa file kosong alias tidak bermagnet, sementara 1 memiliki nilai dan menyimpan magnet dalam platter atau piringan harddisk. Jadi walaupun komputer mati atau tidak ada aliran listrik dalam waktu yang lama pun, file dalam harddisk tidak akan hilang, karena menggunakan magnet.

Kenapa ada file atau harddisk yang datanya hilang ?

Biasanya data atau file dalam harddisk hilang, biasa karena di hapus, di format, terkena virus atau harddisk rusak. Bila harddisk masih dalam kondisi baik, maka file dapat tetap terselamatkan, dengan cara melakukan recovery. Sehingga banyak orang buka jasa pengembalian file dari harddisk.

Mungkin itu saja penjelasan tentang Pengertian Cluster, Track, Sector dan Record. semoga bermanfaat. 



Pengertian Harddisk dan Teknologi Harddisk Terbaru

Pengertian Harddisk dan Teknologi Harddisk Terbarukan


Salam jumpa kembali sobat dumay semua, kembali bersama saya di buatkuingat.blogspot.com, sebuah blog yang menyuguhkan konten tutorial, tips, trik yang berkaitan dengan dunia teknologi komputer dan jaringan. Kali ini saya akan mencoba untuk menjelaskan secara lengkap tentang Pengertian Harddisk dan Teknologi Harddisk Terbarukan. Oke mari kita langsung ke TKP 

Pengertian Harddisk

Apa yang dimaksud dengan Harddisk ?

Harddisk adalah merupakan sebuah perangkat keras yang tersimpan pada sebuah personal komputer, berisikan piringan magnetis dan berfungsi sebagai media penyimpanan data yang bersifat permanen (non-volatile).

Sebuah harddisk akan menyimpan data berupa file dan folder selama harddisk bisa berjalan dengan normal, setiap data yang tersimpan akan aman di dalamnya, terkecuali adanya virus atau kerusakan secara fisik. Bila terjadi mati listrik data tidak akan hilang, dengan catatan bahwa data yang dibuat telah di simpan di dalamnya.

Sejarah Perkembangan Harddisk

Harddisk di perkenalkan dan dikembangkan pertama kalinya oleh perusahaan IBM pada tahun 1956, memiliki beban 500Kg serta hanya memiliki kapasitas sebesar 5MB, perlu menggunakan kompressor udara bertekanan tinggi yang masih belum digunakan untuk komputer rumahan, harddisk saat itu digunakan hanya untuk disewakan kepada perusahaan perusahaan dengan biasa sewa sekitar $5000 US dollar/bulan.

Pengertian Harddisk dan Teknologi Harddisk Terbarukan

Open harddisk atau disebut dengan IBM 1311 dikenalkan pada tanggal 11 Oktober 1962, ketebalan harddisk tersebut sekitar 4 inchi dengan berat 4,5kg, mempunyai 6 disk dengan ukuran 14 inchi dan 10 piringan yang dapat ditulisi. Mucul adanya program Winchester tahun 1973 bahwa piringan dapat berputar dan terpasang secara tetap atau permanen.

Pada tahun 1989, perusahaan Western Digital (WD) menciptakan standar Integrated Drive Electronic (IDE) untuk ukuran harddisk. Kemudian harddisk dikembangkan di tahun 1997 dengan munculna Giant Magnet Resistance (GMR) yang ditemukan oleh Peter Gurnberg, dengan DTTA-351680, IBM memberikan batasan kapasitas harddisk 10GB.

Perusahaan lain seperti Maxtor juga ikut berkiprah membuat harddisk jenis VL40 32049h2, dengan kapasitas hingga 20GB, harddisk ini termasuk dalam ukuran besar pada saat itu. Di tahun 2004 pertamakalinya perusahaan Seagate membuat harddisk SATA dengan Native Command Queing (NCQ), kapasitas yang dimiliki sekitar 120GB. 6 kali lipat dari harddisk sebelumnya.


Teknologi harddisk semakin maju dan tahun 2010 Solid State Drive (SSD) tanpa putaran piringan alias tidak berisik, kemudian hemat daya, cepat dan handal, muncul ke permukaan dengan kapasitas hingga 256GB bahkan saat ini ada yang sudah mencapai 1TB. Namun ya...harga SSD saat ini masih dalam kategori cukup mahal.

Fungsi Harddisk

Personal komputer tanpa ada harddisk tidak akan bisa digunakan kecuali clonning system, setiap perangkat saat ini memerlukan media penyimpanan seperti harddisk. Adapun beberapa fungsi harddisk secara umum :
  1. Tempat sistem operasi dan program aplikasi di install
  2. Sebagai tempat data file atau folder disimpan secara permanen (non-volatile)
  3. Komponen yang memberikan instruksi kepada memori dan processor untuk melakukan proses (bisa bertindak sebagai memori)
Harddisk bisa dikatakan sebagai media tempat menyimpan data maupun sebuah memori dengan kapasitas yang besar. Saat ini terdapat berbagai jenis dan merk harddisk yang semakin baik, semakin besar kecepatan putaran piringan harddisk atau biasa dikenal RPM (Rotate per minute), maka akan semakin cepat sistem menyelesaikan perintah sehingga kinerja komputer semakin maksimal. Setiap harddisk memilki kecepatan putar yang berbeda-beda, tergantung pada jenis dan type harddisk-nya.

Beberapa kecepatan harddisk yang ada di pasaran saat ini diantaranya 5400rpm sampai dengan 7200rpm harddisk dengan kecepatan lebih tinggi biasanya memiliki harga mahal, demikian juga harddisk jenis SSD yang tanpa piringan kondisi saat ini masih relatif mahal. Kapasitas yang dimiliki harddisk saat ini juga sudah sampai pada kapasitas 500GB sampai dengan 2TB (tera byte), semakin besar kapasitas harddisk juga semakin mahal juga harganya.

Jenis jenis Harddisk

Bila dilihat dari jenis jenis harddisk yang ada dapat dikategorikan ke dalam 4 jenis diantaranya :

1. Jenis harddisk untuk personal komputer

Pengertian Harddisk dan Teknologi Harddisk Terbarukan

Jenis harddisk untuk personal komputer berukuran 3,5 inchi memiliki RPM yang berbeda-beda dari 4500rpm hingga 7200rpm, dengan tebal sekitar 3 cm dan berat 0,4-0,6 kg. Ukuran yang besar membuat harddisk jenis ini cocok digunakan untuk personal komputer. Daya listrik yang dikonsumsi sekitar 5 volt melalui konektor 4 pin dari power supply.  Type konektor yang digunakan saat ini ATA dan SATA.

2. Jenis harddisk untuk laptop

Pengertian Harddisk dan Teknologi Harddisk Terbarukan

Jenis harddisk untuk netbook atau laptop berukuran 2,5 inchi memiliki RPM juga yang berbeda antara 4500 hingga 7200rpm. ketebalan yang dimiliki sekitar 2,5 cm dan berat 0,15 - 0,25 kg. Ukuran yang kecil pas disematkan di netbook atau laptop, kadang juga dibuat menjadi harddisk portable. Daya listrik yang dikonsumsi sekitar 3,5v. Type konektor yang digunakan adalah SATA.

3. Jenis harddisk untuk server

Pengertian Harddisk dan Teknologi Harddisk Terbarukan

Harddisk untuk server saat ini sama seperti harddisk untuk personal komputer, yang membedakannya dalah kecepatan RPM, konsumsi listrik dan harganya lebih mahal. Type konektor yang digunakan adalah SAS.

4. Jenis exsternal harddisk


Harddisk exsternal adalah harddisk yang berada di luar perangkat, biasanya orang menyebutnya dengan harddisk portable (harddisk yang bisa dibawa), ukuran 3,5 maupun 2,5 inchi dapat dijadikan harddisk portable, cukup membeli casing harddisk dan dapat dihubungkan ke komputer melalui port USB. 



Tipe tipe Harddisk

Harddisk adalah komponen yang harus terhubung dengan komponen lain seperti Motherboard dan power supply. Di bawah ini adalah tipe tipe harddisk :

1. Tipe Harddisk IDE

Integrated drive elektronic (IDE) merupakan standar interface data antara motherboard dengan media penyimpanan, jenis harddisk ini hanya memiliki kapasitas hingga 320GB saja. Pertama kali di gunakan pada generasi pertama komputer oleh IBM, dan saat ini sudah tidak digunakan lagi.

2. Tipe Harddisk ATA/PATA

Paralel Advanced Technology Attachment (PATA) adalah tipe harddisk yang populer mulai generasi pocessor Pentium, ATA biasa juga disebut PATA (Paralel). ATA menggunakan media transfer data secara paralel (semua data dikirim bersamaan). Kecepatan transfer ATA sekitar 100Mbps. ATA menggunakan 16 bit paralel dan 2 inchi kabel ribbon 40 pin, serta konsumsi daya 5 volt.

3. Tipe Harddisk SCSI

Small computer system interface (SCSI) adalah jenis harddisk yang digunakan pada komputer dekstop pribadi yang dapat di pasang dan dilepas pada perangkat PC atau Laptop. Saat ini sudah jarang digunakan, karena PC maupun laptop tidak lagi support SCSI.

4. Tipe Harddisk SATA

Serial Advanced Technology Attachment (SATA) adalah tipe harddisk yang saat ini banyak digunakan di semua perangkat personal komputer baik komputer biasa maupun komputer server. SATA menggunakan media transfer data secara seri (semua data dikirim berbeda waktu). Kecepatan transfer data sekitar 150Mbps-600Mbps. 

Terdapat 3 jenis harddisk SATA yaitu SATA1, SATA2 da SATA3, masing-masing yang mejadi perbedaan adalah pada kecepatan transfer troughput 150Mbs, 300Mbps, dan 600 Mbps, sehingga biasanya mendapatkan julukan pada mode bandwidth adalah SATA 1,5Gbps, SATA 3Gbps dan SATA 6Gbps.

Beberapa keunggulan harddisk SATA bila dibandingkan dengan ATA :
  • SATA memiliki sifat hot plug artinya dapat dipasang pada kondisi komputer masih menyala
  • Kabel SATA memiliki panjang hingga 1 meter, sementara ATA hanya 18 inchi atau setengahnya dari SATA.
  • SATA memiliki konektor jenis USB yang mudah dipasang, sementara ATA konektor 40 pin yang mudah terlepas.
  • Konsumsi daya untuk harddisk SATA hanya 0.25 volt sementara ATA bisa lebih dari 5 volt.

5. Tipe Harddisk SAS

Serial Attachment SCSI merupakan tipe harddisk yang menggabungkan teknologi SCSI dan SATA, dan banyak digunakan pada komputer server. beberapa keunggulan SAS dibanding SCSI :
  • SAS memiliki kompetibilitas (kecocokan) dengan perangkat-perangkat sebelumnya (legacy) misal dengan harddisk ATA.
  • SAS mempunyai domain dan nomor ID khusus dinamakan dengan Word Wide Name (WWN) yang berbeda pada setiap harddisk SAS (bersifat Unik), dan dapat dikenal melalui media jaringan karena terdapat WWN.

Bagian bagian Harddisk



Harddisk tersusun atas beberapa komponen didalamnya, sehingga dapat melakukan fungsinya dengan baik. Berikut merupakan komponen komponen penyusunnya :

1. Platter


Platter dibuat dari bahan alumunium atau sejenis kaca atau keramik yang di lapisi oleh bahan magnetis, terdapat satu platter pada setiap harddisk namun jenis harddisk yang berkapasitas besar platter bisa lebih dari satu yang disusun secara bertumpuk.

2. Spindle

Merupakan komponen yang berfungsi untuk menahan platter supaya tetap berada pada posisinya saat berputar, selain itu juga terdapat motor yang berfungsi untuk memutar platter dengan kecepatan tinggi.

3. Read/write head

Komponen utama yang berfungsi untuk membaca, menulis dan menghapus data pada platter. Banyak orang menyebutnya dengan nama "head". Head hanya terdapat satu pada setiap harddisk, kecuali bagi harddisk yang berukuran bersar, masing masing pada platter memiliki head. Dalam kerjanya head dibantu juga dengan komponen Actuator Arm.

4. Read/write Actuator Arm

Berperan layaknya sebagai lengang pada piringan hitam, untuk menyesuaikan posisi head dengan posisi data yang akan di proses, baik menulis, membaca maupun menghapus.

5. Ribbon Cable

Sebuah kabel lebar berbentuk pita berwarna orange yang berfungsi untuk menghubungkan antara head dan logic head sebagai media transfer data. Sayangnya pada gambar di atas tidak begitu jelas.

6. Logic Board

Papan komponen elektronika yang terdapat di bagian luar harddisk yang terpasang banyak komponen transisttor, dioda, resistor, ic, dll.

7. Jumper

Terdapat di bagian belakang harddisk yang berfungsi untuk mengatur kondisi harddisk pada BIOS baik pada posisi Master, Slave, Primary Master, Primary Slave, Secondary Master, ataupun Secondary Slave.

8. Konektor Power

Soket konektor ini berkapasitas 5 volt dengan 4 pin, yang menghubungkan antara konektor power supply ke harddisk.


Cara Kerja Harddisk

Pada harddisk memiliki sebuah komponen yang dinamakan platter (piringan), platter terbuat dari dari material magnetik yang terdiri dari milyaran area yang sangat kecil. Terbagi menjadi beberapa Cluster, Track dan Sector. Pada setiap cluster tersebut dapat diberikan gaya magnet bernilai 1 (bermagnet) atau bernilai 0 (tidak bermagnet). Dari gabungan nilai-nilai tersebut maka dihasilkan sebuah informasi. Contohnya satu kata mewakili 1 byte atau 8 bit.

Pengertian Harddisk dan Teknologi Harddisk Terbarukan

Nilai magnetik pada platter (piringan) harddisk akan tetap ada, walaupun perangkat komputer dimatikan.  Seperti sobat memberikan magnet pada ujung obeng, maka gaya magnet tersebut masih tersimpan pada ujung obeng, hingga terdapat magnet lain yang mempengaruhinya.

Saat sobat menyimpan data di harddisk, data itu tidak saja langsung di simpan secara acak di platter, namun data tersebut disimpan secara rapi pada polla platter yang terdiri dari cluster, track dan sector. Bit data tersusun secara konsentris dan melingkat yang kemudian di sebut dengan "Track" dan setiap track dapat terbagi menjadi area yang lebih kecil yang disebut dengan "Sector".

Penempatan data pada harddisk dipetakan oleh sistem yang namanya "File Allocation Table" (FAT) (pada windows). Saat komputer hendak menyimpan data baru, maka FAT akan melihat posisi mana yang asih dalam kondisi kosong, sehingga akan diisi lebih dulu. Baru kemudian dibuat instruksi Read/Write head degan berpindah pindah, karena memetakan kondisi Sector mana yang masih kosong.



Demikian artikel saya tentang Pengertian Harddisk dan Teknologi Harddisk Terbarukan. Saya jelaskan secara terperinci dengan maksud, agar sobat dapat paham  benar tentang harddisk. Semoga bermanfaat.