Showing posts with label ftp. Show all posts
Showing posts with label ftp. Show all posts

Definisi FTP dan Pengertian FTP Server Lengkap Bagi Pemula


Definisi FTP

Apa Kepanjangan FTP ?

Kepanjangan FTP adalah File Transfer Protocol.

Apa itu FTP ?

FTP adalah salah satu protokol internet yang berjalan pada lapisan aplikasi (OSI layers) dan menggunakan koneksi TCP sebagai komunikasi data, serta merupakan standar dalam pengiriman data antar perangkat dalam sebuah jaringan.

Apa yang dimaksud dengan FTP ?

FTP adalah aplikasi yang dapat di install pada perangkat server maupun client, guna mempermudah orang untuk mengirimkan data ke setiap perangkat yang terhubung jaringan. Sehingga pengiriman data bisa lebih cepat dan mudah dilakukan.

Sejarah FTP

FTP dikembangkan oleh Abhay Bhushan (alumni IIT dan MIt) pada tahun 1970-an, saat masih bekerja pada proyek ARPAnet

Jenis Jenis FTP

Terdapat 2 jenis FTP yaitu :
  • FTP Server
  • FTP Client
FTP Server adalah  merupakan aplikasi yang di pasang pada perangkat server dan berfungsi untuk memberikan layanan komunikasi data antar jaringan, proses pengiriman data terjadi antara server dengan client yang sudah ter-install FTP client.

FTP Client adalah aplikasi bawaan dari sistem operasi atau pihak ketiga yang di install pada perangkat client, sehingga client dapat berkomunikasi dan mengambil data dari server yang sudah terpasang FTP server.

Fungsi FTP Server Secara Umum

Di bawah ini beberapa Fungsi FTP yang dapat bermanfaat untuk penggunanya adalah sebagai berikut :
  • Untuk melakukan pertukaran data berukuran besar antar perangkat dalam jaringan
  • Dapat digunakan sebagai media backup website
  • Dapat dilakukan komunikasi dua arah (full duplex) antar client dalam jaringan

Baca juga :


Kelebihan dan Kekurangan FTP Server

Kelebihan FTP Server sebagai berikut :
  • Dapat melakukan komunikasi data dengan mode Aktif maupun Pasif
  • Progres mengunduh data dapat dilanjutkan (tidak akan hilang) bila koneksi terputus
  • Transfer data dapat dilakukan secara terjadwal dan terencana

Kelemahan FTP Server sebagai berikut :
  • Aplikasi FTP sudah cukup tua untuk digunakan dengan konfigurasi yang tidak mudah 
  • Rentan terhapusnya data karena ketidak sengajaan, tanpa ada konfirmasi dalam menghapus data
  • Transfer data menggunakan FTP tidak dilengkapi dengan teknologi enkripsi, sehingga rentan pencurian data
  • Biasa penyewaan FTP server saat ini masih cukup mahal

Aplikasi FTP Server dan FTP Client

Terdapat banyak nama paket aplikasi yang dipakai oleh sistem operasi windows dan linux, contoh di windows nama aplikasi tersebut adalah FTP server, sementara di linux proftpd. Tentunya masih banyak lagi nama aplikasi yang ada, terlebih untuk sistem operasi windows.

Sementara untuk FTP client dengan flatpom windows diantaranya : wsftp, filezilla, winscp dll

Cara Kerja FTP Server

Bagaimana cara kerja FTP server ?

Alur kerja dari FTP server maupun client secara berurutan memiliki beberapa tahapan. Metode autentikasi yang digunakan adalah username dan password, dengan pengguna terdaptar di FTP server, maka pengguna tersebut memiliki akses penuh untuk menyalin, memindahkan dan menghapus file yang ada di dalam sebuah direktori. Berikut ini adalah alur kerja dari FTP secara detail:

cara kerja ftp server

  1. FTP server menunggu request dari perangkat client
  2. FTP client di install di komputer client
  3. Komputer client melakukan request masuk ke FTP server melalui port nomor 21, dan melakukan autentifikasi username dan password
  4. Komputer server me-respon dengan memberikan koneksi melalui port nomo 1043
  5. Komputer client melakukan aktivitas download melalui port 21 dan upload melalui port 20
  6. Komputer server menerima akses download dengan port nomor 1043 dan upload engan nomor port 1045

Cara Konfigurasi FTP Server

Cara untuk melakukan konfigurasi FTP server di perangkat server, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar FTP server berjalan dengan kinerja yang baik :
  • Spesifikasi hardware dari perangkat server harus lebih dari perangkat client, seperti kecepatan processor, RAM, VGA dll.
  • Sistem operasi yang akan digunakan, baiknya menggunakan sistem operasi berbasis non-GUI (Graphical User Interface) FTP server akan memiliki tingkat kecepatan lebih baik.
  • Jenis media jaringan wired atau wireless, rekomendasi menggunakan jenis media wired agar terjaga kestabilannya.
  • Dukungan perangkat keras lain seperti UPS (Uninterruptible Power Supply) untuk menjaga bila listrik mati mendadak dan Stabilizer agar listrik dalam kondisi stabil.
Konfigurasi FTP server bisa dilakukan menggunakan sistem operasi windows maupun linux. Pada artikel sebelumnya saya telah menjelaskan Cara mudah konfigurasi FTP server Debian 8 di virtualbox. 

Demikian penjalasan tentang Defisini FTP dan Pengertian FTP Server, semoga bermanfaat


Cara mudah konfigurasi FTP server Debian 8 di Virtualbox



FTP (File Transfer Protocol) adalah protocol yang digunakan untuk mentransfer file atau data melalui media jaringan, FTP ini berjalan pada port 21 dan bekerja pada protocol TCP/IP, dalam FTP server kita dapat membuat agar terproteksi dengan menggunakan password agar tidak sembarang client bisa mengakses, bisa juga secara anonymous login.

FTP bekerja menggunakan salah satu protokol yang dapat diandalkan untuk urusan komunikasi data antara client dan server, yaitu protokol TCP (yang menggunakan port nomor 21). Port 21 ini digunakan untuk mengirimkan command (perintah). Oleh karena port 21 dimaksudkan khusus untuk mengirimkan command, maka port ini sering juga disebut dengan nama command port. Dengan adanya protokol ini, antara client dan server dapat melakukan sesi komunikasi sebelum pengiriman data berlangsung. Terdapat beberapa persyaratan untuk menggunakan FTP, yaitu :

  1. Pada komputer pengguna sudah terinstall FTP Client, seperti misalnya FileZilla.
  2. Pengguna memiliki cukup informasi tentang FTP server yang ingin terhubung dengan komputer. Informasi tersebut mencakup : Alamat FTP Server dan Username Password

Satu-satunya metode yang digunakan oleh FTP adalah metode autentikasi standar, dimana diperlukan username dan password untuk mengakses data-data yang ada pada FTP server. Pengguna yang terdaftar (memiliki username dan password) memiliki akses penuh pada beberapa direktori-direktori beserta file-file yang ada di dalamnya sehingga pengguna yang terdaftar tersebut dapat membuat, menyalin, memindahkan atau bahkan menghapus direktori direktori tersebut.

Untuk cara kerjanya, secara umum terlebih dahulu FTP client harus meminta koneksi kepada FTP server, jika sudah terhubung dengan FTP server maka FTP client dapat melakukan pertukaran data seperti upload dan download data. FTP dapat bekerja dalam mode aktif dan mode pasif, yang menentukan bagaimana koneksi data terbentuk. Pada kedua mode, client membuat sebuah kontrol TCP dari port N menuju FTP server port 21.

Berikut adalah langkah-langkah konfigurasi FTP server di Debian 8, sebagai berikut :
Hidupkan Sistem Operasi Linux Debian 8 (saya melakukan instalasi Debian 8 ini secara Virtual di VirtualBox, kemudidn install paket aplikasi proftpd
root@debian~#apt-get install proftpd

Bila tidak ditemukan, kemungkinan besar aplikasi berada di DVD repository 1 atau 2, silahkan sobat semua melakukan insert DVD dengan cara klik Device kemudian Optical Drives dan cari sumber iso dari Debian 1 atau 2. Baru kemudian lakukan perintah di bawah ini.
root@debian~#apt-cdrom add

Lanjutkan dengan perintah install :
root@debian~#apt-get install proftpd

Bila tampil layar biru seperti di atas, pilih Standalone kemudian pilih OK lalu enter
Setelah aplikasi proftpd di install, tahap delanjutnya adalah konfigurasi beberapa file
Yang pertama adalah file proftpd.conf

root@debian~#pico /etc/proftpd/proftpd.conf
Cari Kata :

ServerName           "debian"
Ganti dengan kata yang berwarna merah dengan nama domain sobat semua misal: debian.com
ServerName           "debian.com"

Kemudian cari kata :
DefaultRoot          ~
Gandi menjadi
DefaultRoot          /home/ftp
Yang diberi tanda hijau adalah direktori user yang akan dibuat 

Selanjutnya silahkan sobat semua menuju bari terakhir, dan ketikan script di bawah ini :
<Anonymous /home/ftp>
User ftp
</Anonymous>
Awas, mohon perhatikan huruf besar dan kecilnya.
Bila sudah jangan lupa di simpan

Tahapan selanjutnya adalah menghapus user ftp dan kembali membuatnya, mengapa harus dihapus terlebih dahulu, siapa tau bahwa usert ftp sudah ada sebelumnya, sementara aplikasi proftpd belum terinstall, maka soba harus membuat baru user ftp tersebut.

Langkah-langkahnya sebagai berikut :
root@debian~#userdel ftp
Di atas dalah perintah untuk manghapus user ftp

Selanjutnya sobat buat kembali user ftp dengan perintah di bawah ini :
root@debian~#adduser ftp
Maka akan tampil seperti gambar di bawah ini, silahkan dilihat :

Oke sobat semua, tahapan selanjutnya adalah melakukan restart terhadap aplikasi proftpd
Caranya lihat perintah di bawah ini :
root@debian~#service proftpd restart

Selesai sudah tahap instalasi dan konfigurasi, sekarang saatnya kita melakukan tahapan pengecekan. Silahkan ikuti perintah di bawah ini :
root@debian~#ftp
Selanjutnya ketik open
Selanjutnya ketik debian
Selanjutnya ketikan user ftp
Selanjutnya masukan password 

Hasilnya disa di lihat pada gambar di bawah ini :
Bila tampilan persis seperti gambar di bawah ini, maka sudah dipastikan sobat semua telah berhasil melakukan konfigurasi FTP server

Bisa sobat cek juga melalui browser, disini saya cek menggunakan sistem operasi windows 10 sebagai Host. Bisa sobat ketikan pada address bar : ftp://192.168.x.x (IP address dari debian yang dimiliki), bila debiannya sudah terinstall DNS maka bisa dibuka menggunakan nama domain seperti pada gambar di bawah ini.

Oke sobat semua, demikian Cara Mudah Konfigurasi FTP Server di Debian 8, disarankan untuk dilakukan berulang-ulang, agar sobat semu tidak hanya mendapatkan pusing. Oke selamat mencoba semoga bermanfaat.